Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 08 Des 2020 23:14 WIB

TRAVEL NEWS

Pariwisata Malaysia yang Terus Lesu Karena Corona

Bonauli
detikTravel
Menara Kembar Petronas di Malaysia
Menara Kembar Petronas (Vega Kurnianto/d'Traveler)
Kuala Lumpur -

Akhir tahun telah tiba. Kedatangan pandemi di awal tahun tentu jadi duka dunia. Pariwisata di berbagai negara pun harus tutup demi keselamatan bersama.

Begitu pula yang dirasakan oleh Malaysia. Dilansir dari The Star, Selasa (8/12/2020) Malaysia sudah mencatat penurunan pariwisata di tengah pandemi. Mulai dari Januari sampai September, jumlahnnya turun sampai 78,6 persen.

Dibandingkan dengan tahun lalu, Malaysia punya 20,10 juta wisatawan. Sementara sekarang turun menjadi 4,29 juta saja. Protokol Covid Movement Control Order (CMO) mulai memberlakukan pembatasan mulai 18 Maret.

Sebelumnya Malaysia bisa menghasilkan 66,1 miliar Ringgit Malaysia. Namun kini hanya menerima 12,6 miliar Ringgit Malaysia alias turun 80,9 persen.

Pengeluaran perkapita pun harus ikut turun. Meski tak banyak, namun pengeluaran perkapita turun 10,7 persen dari tahun 2019.

Hal ini tentu saja karena adanya pembatasan internasional yang berlaku di seluruh dunia. Apalagi 10 pasar utama Malaysia.

Wisatawan utama Malaysia datang dari Singapura (1.543.627), Indonesia (710.118), China (403.055), Thailand (372.075), India (155.448), Brunei (135.848), Korea Selatan (119.364), Jepang (73.891) ), Australia (72.369) dan Filipina (65.601).

Penurunan di ASEAN atau jarak pendek sudah minus sampai 78,8 persen. Pasar jarak menengah minus 80 persen dan pasar jarak jauh minus 74 persen.

Sementara untuk pelancong harian ke Malaysia turun 74,9 persen menjadi 1.733.101 kedatangan. Jumlah ini tercatat dari Januari sampai September. Sementara di tahun sebelumnya dengan periode yang sama, Malaysia berhasil mendapatkan 6.905.378 pelancong harian.

Saat ini Malaysia masih terus mencoba menekan angka penyebaran Corona. Salah satu programnya adalah pembatasan Conditional Movement Control Order (CMCO). Larangan berpergian antar negara bagian dan distrik di Malaysia telah dicabut. Namun untuk pariwisata, pertemuan lebih lanjut tengah dilakukan guna membahas hal itu.

(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA