Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 10 Des 2020 13:13 WIB

TRAVEL NEWS

China Hapus Aplikasi TripAdvisor, Apa Masalahnya?

Putu Intan
detikTravel
Ilustrasi TripAdvisor
Aplikasi TripAdvisor. (Foto: Getty Images/jbk_photography)
Beijing -

China terkenal protektif soal informasi yang dibagikan lewat internet. Kini mereka menghapus ratusan aplikasi termasuk TripAdvisor.

Aplikasi perjalanan milik perusahaan Amerika Serikat, TripAdvisor menjadi salah satu dari 105 aplikasi yang dihapus China. Langkah ini diambil sebagai bagian dari kampanye mengenai pembersihan toko aplikasi yang dianggap menyebarkan konten terkait dengan pornografi, prostitusi, perjudian dan kekerasan.

Dilansir dari Associated Press, Kamis (10/12/2020) otoritas keamanan siber China, Cyberspace Administration of China mengatakan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut melanggar satu atau lebih dari tiga undang-undang dunia maya, tanpa memberikan rincian untuk setiap aplikasi.

Pihak berwenang mengaku telah memulai kampanye tersebut sejak 5 November 2020 sebagai tanggapan atas reaksi keras dari masyarakat umum terhadap konten yang dianggap menyinggung.

Otoritas tersebut juga menyampaikan akan terus mengatur regulasi aplikasi dan menghapus aplikasi yang melanggar hukum.

China memang sangat ketat dalam mengatur kegiatan di ruang sibernya. Mereka juga dengan tegas menghukum para pelanggarnya, dan tak memandang aplikasi tersebut dioperasikan oleh perusahaan domestik atau asing.

TripAdvisor merupakan situs web dan aplikasi seluler dengan konten buatan pengguna dan situs web perbandingan belanja. Situs ini juga menawarkan reservasi hotel online dan pemesanan untuk transportasi, penginapan, pengalaman perjalanan, dan restoran.

TripAdvisor China sendiri adalah perusahaan patungan antara TripAdvisor dan mitranya di China yakni Trip.com. Ketika ditanyai tanggapan mengenai penghapusan itu, pihak TripAdvisor China belum memberikan komentar.

Sementara itu, setelah ditutup, harga saham TripAdvisor yang terdaftar di Nasdaq turun sebanyak 1,68 persen menjadi USD 29,59 pada penutupan hari Selasa (9/12).

TripAdvisor memiliki 40 persen saham di TripAdvisor China sedangkan Trip.com memiliki 60 persen. Di bawah kemitraan itu, perusahaan membagikan inventaris perjalanan dan kontennya.



Simak Video "Ini 25 Hotel Terbaik di Dunia, Ada Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA