Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 11 Des 2020 14:40 WIB

TRAVEL NEWS

Labuan Bajo Jumlah Turisnya Turun 80 Persen, Ini Strategi untuk Bangkit

Syanti Mustika
detikTravel
Pulau Padar
Pulau Padar Labuan Bajo Foto: Putu Intan/detikcom
Jakarta -

Labuan Bajo mempersiapkan diri untuk bangkit pasca pandemi. Selain membenahi infrastruktur, Labuan Bajo juga punya langkah-langkah lain.

Sektor pariwisata sempat merasakan 'mati segan hidup tak mau' karena pandemi Corona. Salah satunya tentu saja adanya penurunan jumlah wisatawan karena pembatasan perjalanan.

"Pada tahun 2019 jumlah kunjungan ke Labuan Bajo 160 ribu kunjungan. Sedangkan di tahun 2020 hanya 31 ribu saja. Kita mengalami penurunan hingga 80 persen kunjungan karena pandemi ini," ungkap Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores Shana Fatina, di seminar virtual MarkPlus Conference 2021.

Menyikapi pandemi, ada dua langkah yang dilakukan Labuan Bajo. Ini terbagi dalam masa tanggap darurat dan masa pemulihan.

"Kita membagi langkah menjadi dua tahap, yaitu masa tanggap darurat dan masa pemulihan. Di masa tanggap darurat kita ikut tergabung dalam satgas COVID Manggarai Barat, membangun media center, dan mendata pelaku sektor wisata dan ekonomi kreatif terdampak pandemi," ujarnya.

"Juga kita relokasi anggaran untuk penanganan dampak covid 19 pada pelaku wisata dan ekonomi kreatif dan melakukan pelatihan SDM dan penguatan produk," papar Shana.

Sedangkan langkah saat masa pemulihan adalah penerapan protokol dan sertifikasi Clean, Health, Safety, dan Environment Friendly di semua sektor wisata. Juga dilakukannya riset dan diversifikasi produk wisata tematik.

"Langkah lain yang juga kita lakukan adalah aktivitas difitaliasi destinasi pariwisata dn memperkuat rantai nilai Parekraft Labuan Bajo. Kita juga mengampanyekan registrasi online dan emergency call," tambah Shana.

Selanjutnya, Labuan Bajo juga mengembangkan segmen pasar sasaran wisatanya. Mereka ingin nantinya wisatawan lebih banyak menghabiskan waktu di Labuan Bajo.

"Kita mengembangkan market yang menghargai pengalaman authentic, luxery, value for money dan experience. Dorongan kami untuk Labuan Bajo adalah bagaimana wisatawan spending lebih banyak hari di sini. Dan juga ada rencana visa masuk Indonesia diperpanjang hingga 3 bulan, jadi ketika wisatawan datang dan mereka punya banyak waktu. Menyambut itu kita bisa mendesain sebaik-baiknya hingga mereka bisa menikmati Labuan Bajo," tutupnya.



Simak Video "Sandiaga Uno Dorong KTT G20 Jadi Ajang Promosi Labuan Bajo"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA