Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 28 Des 2020 17:44 WIB

TRAVEL NEWS

Ada Petugas Terinfeksi COVID, Candi Plaosan dan Sojiwan Dilockdown

Achmad Syauqi
detikTravel
Candi Plaosan ditutup
Foto: Candi Plaosan dan Sojiwan di Klaten ditutup (Ahmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Candi Plaosan dan Sojiwan di Klaten ditutup selama liburan tahun baru. Penutupan dilakukan setelah ada laporan petugas yang terpapar COVID-19.

"Untuk Candi Plaosan dan Sojiwan dikelola bersama Pemkab Klaten. Ini kasusnya terus naik dan kemarin petugas ada yang terkonfirmasi COVID sehingga ditutup sementara," ungkap Bagian Publikasi BPCB Jateng, Wahyu Kristanto saat dihubungi detikcom ponselnya, Senin (28/12/2020) siang.

Menurut Wahyu, berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemkab penutupan dilakukan sebagai upaya antisipasi kemungkinan penyebaran. Sampai kapan belum jelas.

"Sampai tanggal berapa ditutup belum jelas. Yang pasti sampai setelah liburan tahun baru usai baru nanti dievaluasi lagi," jelas Wahyu.

Selain Candi Plaosan, penutupan kata Wahyu, akan diberlakukan di candi Sojiwan mulai tanggal 29 Desember. Pembukaan kembali juga belum dipastikan.

"Sama, kapan dibukanya lagi yang jelas sampai liburan tahun baru lewat. Kita juga terus antisipasi dengan penyemprotan disinfektan," lanjut Wahyu.

Untuk itu, sambung Wahyu, masyarakat diminta memahami dan memaklumi. Semua demi keamanan dan keselamatan bersama.

"Jadi harus dimaklumi bersama. Ini demi keselamatan bersama diminta masyarakat bersabar agar semua selamat dengan menunda wisata," pungkas Wahyu.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemkab Klaten Sri Nugroho mengatakan penutupan candi Plaosan sudah beberapa saat dilakukan. Karena ada petugas terkonfirmasi.

"Iya ditutup sementara karena ada yang terkonfirmasi COVID-19. Keberlanjutannya kapan kita masih menunggu perijinan dengan TWC dan BPCB," jelas Nugroho pada detikcom di Pemkab.

Pantauan detikTravel di Candi Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan suasana sepi dan terpasang pengumuman penutupan. Pintu masuk Candi dijaga dua anggota satpam dan hanya petugas yang bisa masuk.

Kondisi yang sama terjadi di Candi Sojiwan di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan. Seorang personel Polsus BPCB berjaga dan melarang orang masuk sekalipun sekadar foto.

Fadli, wisatawan asal Madura yang datang bersama keluarga sempat meminta masuk sekadar foto sekali. Namun oleh polsus dilarang.

"Tetap dilarang, padahal saya dari Madura dan kami kecewa. Cuma sekali foto saja tetap tidak boleh masuk ke Candi Sojiwan," ungkap Fadli pada detikcom di lokasi.

Giyanto, anggota Polsus BPCB Jateng mengatakan pengunjung tidak boleh masuk sebab dilakukan sterilisasi antisipasi COVID. Sebab kasus COVID di Klaten terus naik.

"Candi Sojiwan hari ini disterilisasi. Besok mulai ditutup tidak boleh dikunjungi karena kasus COVID terus naik," ungkap Giyanto pada detikTravel di lokasi.



Simak Video "Alasan Tambang Tanah Uruk Proyek Tol Jogja-Solo Disegel Satpol PP"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA