Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 30 Des 2020 05:02 WIB

TRAVEL NEWS

Pemkab Bogor Berencana Bangun Kereta Gantung untuk Redam Macet di Puncak

Syanti Mustika
detikTravel
Kepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor pada liburan Hari Raya Idul Adha membuat penumpukan dan kepadatan di kawasan tersebut, Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas buka tutup jalan satu arah untuk mengurai kepadatan kendaraan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.
Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Jakarta -

Kemacetan di kawasan Puncak, Bogor saat weekend dan liburan seolah begitu abadi. Inilah rencana Pemda Kabupaten Bogor ke depannya untuk mengatasi kemacetan di Puncak.

Pemda Kabupaten Bogor telah menyusun langkah-langkah yang akan dilakukan ke depannya untuk mengatasi kemacetan di Puncak saat liburan. Fenomena itu dibahas dalam webinar yang diadakan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) melalui Youtube, Selasa (29/12/2020) dengan tajuk Puncak, Mengapa Diminati Meski Macet Menanti.

"Ini sekarang yang sedang digagas oleh Kemenhub melalui BPTJ dan kami mendukung untuk itu yaitu pengadaan sistem angkutan umum masal. Kami setuju dan mendukung untuk itu. Serta membatasi kendaraan pribadi pada hari libur. jadi orang yang datang membawa kendaraan pribadi bisa mengganti kendaraannya dengan moda transportasi umum nantinya," kata Dani Rahmat, kepala Bidang infrastruktur dan Pengembangan Wilayah pada Bappeda Litbang Kabupaten Bogor.

"Selanjutnya, yaitu pembangunan jalan alternatif baru. Kemudian, rencana pembangunan TOC Cibanon. Ini kita harapkan menjadi tempat pergantian moda dari transportasi pribadi ke transportasi umum. Ada rencana juga untuk menyiapkan titik-titik pembangunan LRT," ujar Dani.

Dani juga menyampaikan ada ide untuk membangun kereta gantung atau cable car di kawasan Puncak.

"Kita juga ada ide dari pihak ketiga untuk membangun kereta gantung atau cable car. Rute yang diusulkan sepanjang 18 Km dari Gadog hingga Puncak Pas. Serta, penyediaan stasiun cable car yang terhubung dengan kawasan wisata puncak," kata Dani.

Selanjutnya, saat ini Pemda Kabupaten Bogor sedang menyiapkan usulan pengembangan kawasan ekonomi khusus LIDO. Ini akan menjadi alternatif supaya orang-orang tak fokus liburan ke puncak saja.

"Informasi terakhir hal ini sedang proses usulan ke gubernur. Insya Allah dalam waktu yang tidak lama gubernur nanti akan presentasi ke nasional untuk penetapan kawasan LIDO ini," ujar Dani.

Adapun rencana yang juga akan dikembangkan Pemda Kabupaten Bogor adalah menyiapkan destinasi alternatif. Salah satunya adalah pengembangan geowisata dan geopark Halimun Salak.

"Kita mencoba melakukan pengembangan geowisata dan geopark Halimun Salak. Kita berupaya membuat destinasi saingan Puncak supaya orang-orang tidak terfokus hanya ke Puncak, Bogor saat liburan. Namun masih banyak kendala, yaitu sarana jalan belum memadai untuk ke sana dan tidak butuh dana sedikit," kata Dani.



Simak Video "Operasi Yustisi di Puncak: Kendaraan Diputar Balik-Disuruh Push Up"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA