Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 04 Jan 2021 19:12 WIB

TRAVEL NEWS

Liburan Selama Pandemi, Dimintai Bukti Rapid Antigen di Bali

Roadtrip Jakarta Bali di akhir tahun 2020.
Ilustrasi roadtrip (istimewa/Prabas)
Jakarta -

Momen liburan akhir tahun baru saja usai. Namun pengalaman liburan pada masa pandemi ke Bali sambil naik mobil juga menyisakan cerita berkesan oleh traveler.

Salah satu wisatawan lokal yang mengalaminya adalah Prabas (30), seorang warga Tangerang Selatan yang nekat memutuskan liburan ke Bali dengan naik mobil saat libur akhir tahun 2020 kemarin.

Bersama dengan istrinya, Prabas memilih jalur darat menuju Bali dengan berbagai pertimbangan. Khususnya terkait biaya yang disebutnya jauh lebih murah ketimbang naik pesawat.

"Cek pesawat, paling murah Lion Rp 1,2 juta di tanggal gue berangkat (23 Desember 2020). Itu baru jalannya, belum lagi biaya PCR. Kali dua sama istri bisa habis minimal Rp 7 - 8 jutaan PP," ujar Prabas saat dihubungi detikTravel, Senin (4/1/2021).

Roadtrip Jakarta Bali di akhir tahun 2020.Kemacetan menghadap sejak pintu tol TB Simatupang Foto: (istimewa/Prabas)

Disadari, liburan selama pandemi memang sangat berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Naik mobil sekali pun, traveler diwajibkan melakukan tes rapid antigen lebih dulu sebagai syarat. Khususnya apabila masuk ke daerah yang memberlakukannya sebagai syarat masuk.

Lucunya, ternyata Prabas telah lebih dulu melakukan rapid test antibody pada tanggal 18. Selang dua hari kemudian, muncul peraturan yang mewajibkan traveler melakukan minimal rapid antigen apabila ingin berkunjung ke Bali. Alhasil, Prabas harus tes lagi sebagai syarat.

"Awalnya 18 Desember sudah rapid antibody, selang dua hari keluar itu peraturan (wajib PCR/rapid antigen ke Bali), jadi lah rapid antigen tanggal 20 Desember. Pas mau rapid malah sempat demam, untung pas di-tes hasilnya negatif," cerita Prabas.

Berbekas surat negatif rapid antigen, Prabas dan istri pun bertolak ke Bali dari rumah mereka di Tangerang Selatan pada 23 Desember malam. Namun, kemacetan telah menghadang mereka sejak pintu tol TB Simatupang.

"Keluar dari rumah setengah 10 malam, sampai Tol TB Simatupang sudah merah. Depan Citos sampai Cirebon merah gak gerak," ujarnya.

Alhasil, ia dan istri menempuh waktu sekitar 5-6 jam untuk melewati kemacetan itu. Tampaknya tak sedikit orang yang berpikir sama seperti mereka, yakni memilih liburan ke destinasi masing-masing menggunakan mobil.

Selanjutnya: Pengecekan surat negatif rapid antigen

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA