Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 09 Jan 2021 17:55 WIB

TRAVEL NEWS

Spesifikasi Boeing B737-500, Pesawat Sriwijaya yang Jatuh

Pesawat Sriwijaya Air keluar landasan di Bandara Kendari, Sabtu (20/7/2019).
Ilustrasi Sriwijaya Air (Foto: Sitti Harlina/detikcom)
Jakarta -

Kabar sangat buruk menimpa dunia aviasi Indonesia lagi. Sebuah pesawat Boeing B737-500 milik Sriwijaya Air dikabarkan jatuh.

Diketahui bahwa pesawat Sriwijaya Air SJY 182 ini memiliki nomor registrasi PKCLC. Sedianya, armada ini akan terbang menuju Pontianak.

Dihimpun detikTravel, pesawat Boeing B737-500 milik Sriwijaya Air termasuk dalam armada yang bermasalah. FAA telah mewanti-mewanti masalah yang ada, yakni rawan mati mesin di udara.

Berikut spesifikasi B737-500 milik Sriwijaya Air dihimpun dari situs resmi Boeing, Sabtu (9/1/2021):

1. Panjang, lebar, dan tinggi B737-500

B737-500 memiliki lebar atau bentang sayap 28,9 meter. Jarak antar roda mencapai 5,2 meter. Panjang pesawat ini mencapai 31 meter dari hidung hingga ekornya.

Ketinggian pesawat B737-500 mencapai 11,1 meter. Jarak ini diukur dari tanah hingga ujung atas ekor pesawat.

2. Konfigurasi kabin B737-500

Jika kabin B737-500 dibagi menjadi dua kelas, maka akan menampung 110 penumpang. Masing penumpangnya yakni, ekonomi sebanyak 102 penumpang dan bisnis atau first class sebanyak 8 penumpang.

Jika B737-500 hanya memuat satu kelas saja maka akan lebih banyak menampung penumpang. Sebanyak 122 penumpang bisa dimuat sekali jalan. Bahkan, jika dipadatkan pesawat ini mampu menampung hingga 145 penumpang.

3. Kargo B737-500

Kargo yang bisa dimuat pesawat B737-500 milik Sriwijaya Air cukup banyak. Maskapai bisa memuat hingga 23 meter kubik barang dengan pembagian 8,1 meter kubik di depan dan 15,2 meter kubik di bagian belakang.

4. Jangkauan B737-500

Dengan beban sekitar 1.000 kilogram, B737-500 mampu terbang hingga 4.444 kilometer. Bahan bakar yang digendong hingga 20.100 liter.

5. Lain-lain

B737-500 adalah seri klasik berjangkau pendek dan berbadan sempit. Tahun pertama produksinya yakni 1984-2000 atau sudah tidak diproduksi lagi.

Sebelumnya, pesawat komersial rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak. Pihak Airnav melakukan pengecekan terkait kabar tersebut.

"Saya lagi on the way ke Soetta (Bandara Soekarno-Hatta), lagi cek-cek data juga. Nanti saya update ya," kata Manajer Humas Airnav Indonesia Yohanes Sirait saat dimintai konfirmasi, Sabtu (9/1/2021).

Dikabarkan pesawat yang hilang kontak tersebut adalah pesawat dari maskapai Sriwijaya Air.



Simak Video "Jejak Radar Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Sebelum Hilang Kontak"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA