Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 23 Jan 2021 15:18 WIB

TRAVEL NEWS

Kenali Travel Pass, Syarat Baru Naik Maskapai Emirates dan Etihad

Putu Intan
detikTravel
Pesawat A380 di Berbagai Maskapai
Foto: (CNN Travel)
Dubai -

Maskapai Emirates dan Etihad akan meluncurkan Travel Pass, sejenis paspor yang merekam riwayat kesehatan penumpang termasuk soal COVID-19.

Travel Pass ini berbentuk aplikasi seluler di mana nantinya pihak maskapai dapat memverifikasi hasil tes dan vaksin COVID-19. Kedua maskapai ini menjalin kemitraan dengan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) dalam peluncuran Travel Pass.

"Mereka juga akan dapat membagikan tes dan sertifikat vaksinasi dengan otoritas setempat dan maskapai penerbangan untuk memfasilitasi perjalanan mereka," kata IATA seperti dilansir dari AFP.

Sebelumnya yaitu pada November 2020, IATA telah memperingatkan dampak buruk COVID-19 bagi dunia penerbangan. Mereka mengatakan bahwa 2020 merupakan tahun terburuk bagi industri tersebut.

Maka untuk menyelamatkan sektor penerbangan, diperlukan mekanisme baru yang memungkinkan orang bepergian dengan lebih aman. IATA menjelaskan, diperlukan pengujian virus yang sistematis dan saat ini melalui aplikasi Travel Pass, diharapkan dapat membantu penumpang dan pemerintah menjamin keaslian tes dan vaksinasi COVID-19.

Menanggapi hal ini, maskapai Etihad juga berencana untuk menawarkan Travel Pass ini pada penerbangan rute tertentu dari Abu Dhabi pada kuartal pertama 2021. Bila berhasil, sistem itu akan digunakan untuk berbagai rute yang lebih luas.

"Prioritas tinggi untuk Etihad adalah agar para tamu kami memiliki cara yang mudah, aman dan efisien untuk mengidentifikasi dan memverifikasi informasi mereka, "kata Kepala Operasi Etihad Aviation Group, Mohammad Al Bulooki seperti dikutip dari Travel and Leisure.

Di sisi lain, maskapai Emirates akan mencoba teknologi baru ini mulai April 2021 dan diujikan pada penumpang dari Dubai.

"Aplikasi ini akan menyederhanakan dan secara digital mengirimkan informasi yang dibutuhkan oleh negara dan pemerintah ke dalam sistem maskapai kami, dengan cara yang aman dan efisien," kata Chief Operating Officer Emirates Adel Al Redha.

Uni Emirat Arab sendiri telah melakukan vaksinasi sejak Desember 2020 lalu. Hingga saat ini sebanyak 1,8 juta dari 10 juta populasi penduduknya sudah divaksinasi.



Simak Video "Cegah Badai Corona, Australia Tutup Penerbangan dari India hingga 15 Mei"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA