Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 24 Jan 2021 18:44 WIB

TRAVEL NEWS

Paris Buka Taman Museum Rodin di Tengah Lockdown

Museum Rodin
Foto: Museum Rodin (NurPhoto/Getty Images)
Jakarta -

Prancis tengah menerapkan lockdown yang cukup ketat di akhir pekan. Akan tetapi sebuah taman di Museum Rodin justru dibuka untuk wisatawan.

Dikutip dari Travel+Leisure oleh detik Travel, pemberlakuan jam malam membuat warga Paris harus berada di rumah mulai dari pukul 6 sore hingga 6 pagi. Tapi kini, mereka bisa menyegarkan diri dengan melihat patung-patung di taman Museum Rodin.

"Ini luar biasa," kata seorang penduduk Amerika di Paris, Matthew Cordell.

"Ini merupakan lockdown yang sulit... Kami memilih untuk tinggal di Paris karena kamu menyukai museum, jadi sungguh menyenangkan bisa keluar dan melihat beberapa karya seni," tambahnya.

Saat museum lainnya di Paris masih tutup, Museum Rodin bisa mengajak pengunjung ke taman terbuka. Kawasan wisata ini sebenarnya sudah ditutup sejak Prancis memberlakukan lockdown di bulan November.

Taman di Museum Rodin memamerkan koleksi terbesar karya pematung Auguste Rodin. Tetap saja, wisatawan yang berkunjung harus mematuhi protokol kesehatan, salah satunya menjaga jarak sosial.

Selama akhir pekan, Prancis memberlakukan salah satu lockdown paling ketat sejak awal virus Corona. Jam mama diperpanjang selama dua jam akibat jumlah orang meninggal dunia akibat COVID-19 mencapai 70.000.

Mereka tak bisa ke luar rumah antara pukul 6 pagi hingga 6 sore. Semua bisnis yang tak penting pun harus ditutup pada jam-jam ini.

Begitu pun juga dengan pembatasan perjalanan yang diperketat. Setiap orang yang berkunjung ke Paris dari liar Uni Eropa harus menunjukkan hasil tes COVID-19 negatif dan melakukan isolasi mandiri selama satu minggu.

Dibukanya taman museum merupakan salah satu cara objek wisata tersebut bertahan di tengah pandemi. Sebelumnya karena tak ada pendapatan, museum itu menjual replika perunggu patung senilai jutaan euro.



Simak Video "Kasus Varian Corona Inggris Mendominasi Wilayah Prancis"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA