Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 31 Jan 2021 06:12 WIB

TRAVEL NEWS

Skotlandia Cuma Butuh 10 Bulan untuk Operasikan Kereta Hidrogen

ScotRail, kereta api Skotlandia
Kereta api Skotlandia (Foto: ScotRail)
Jakarta -

Kereta hidrogen di Skotlandia akan beroperasi pada akhir tahun 2021. Ini adalah transportasi pertama yang menggunakan energi ramah lingkungan.

Diberitakan Lonely Planet, Minggu (31/1/2021), kereta api pertama bertenaga hidrogen milik Skotlandia ini berkat kerjasama proyek baru dari pemerintah.

Skotlandia bekerja sama dengan sekelompok perusahaan teknik yang berspesialisasi dalam pengembangan sel bahan bakar hidrogen. Meski inisiatifnya baru saja diumumkan, diperkirakan kereta akan siap hanya dalam 10 bulan.

"Tenaga traksi hidrogen menawarkan alternatif yang aman, andal, dan nol karbon untuk jaringan kereta api Skotlandia," kata Ben Todd, CEO Arcola Energy, perusahaan yang memimpin program tersebut.

"Proyek kereta hidrogen adalah peluang yang sangat baik bagi para pemimpin industri di bidang hidrogen, teknik rel, dan keselamatan untuk berkolaborasi dengan penyedia teknologi Skotlandia untuk mengembangkan solusi siap penerapan," dia menambahkan.

Skotlandia telah mengambil sikap yang kuat terhadap perubahan iklim dan sedang berupaya untuk mendekarbonisasi semua layanan kereta penumpang negara itu pada tahun 2035. Waktu ini lima tahun sebelum tanggal target Inggris Raya yang lebih luas pada tahun 2040.

ScotRail, kereta api SkotlandiaScotRail, kereta api Skotlandia (Foto: ScotRail)

Skotlandia juga telah berjanji untuk mendekarbonisasi penerbangan di dalam negeri pada tahun 2040.

"Proyek ini bukan hanya langkah penting dalam membantu kami memahami tantangan praktis dalam menggunakan daya traksi hidrogen di perkeretaapian kami, tetapi juga contoh jenis investasi yang dibutuhkan Skotlandia," kata Clare Lavelle, Pemimpin Bisnis Energi Skotlandia di Arup, sebuah konsultan teknik yang merupakan bagian dari konsorsium.

"Langkah ini juga untuk memanfaatkan peluang untuk membangun tempat yang aman, fleksibel, dan hemat biaya dan jaringan energi tanpa karbon," imbuh dia.

Perjalanan kereta api telah menjadi semakin populer di seluruh Eropa karena para wisatawan ingin mengurangi jejak karbon mereka. Penelitian baru telah menunjukkan bahwa beberapa perjalanan kereta api melintasi benua sebenarnya lebih cepat daripada terbang.

Dan, jaringan kereta malam di Eropa akan mengalami perubahan yang mengesankan selama beberapa tahun ke depan. Terlebih dengan adanya jaringan baru yang menghubungkan 13 kota.

Operator kereta api dari Spanyol hingga Republik Ceko menawarkan layanan berbiaya rendah dan tanpa embel-embel dengan harapan dapat bersaing lebih baik dengan maskapai berbiaya hemat.



Simak Video "Asyik Selfie di Rel, Wanita di Bandung Tertabrak Kereta"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA