Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 03 Feb 2021 22:02 WIB

TRAVEL NEWS

Jarang Terbang, Pilot-pilot Jadi Kaku Bawa Pesawat, Banyak Salahnya

Syanti Mustika
detikTravel
Ilustrasi Pilot
Foto: (iStock)
Washington -

Rendahnya jumlah penerbangan membuat banyak pilot 'keluar dari kokpit' dalam waktu yang cukup lama. Karena jarang terbang rupanya jadi banyak pilot yang kaku saat bawa pesawat. Istilahnya 'berkarat'.

Sejumlah kesalahan dalam penerbangan tercatat dalam setahun terakhir semenjak pandemi virus Corona. Diberitakan Fox News, Rabu (3/2/2021) istilah berkarat tidak hanya untuk pilot saja, namun juga kondisi pesawat. Hal-hal seperti ini yang membuat penerbangan mengalami kesalahan.

Salah satu contohnya ada pilot yang butuh 3 kali percobaan untuk mendaratkan pesawat dengan aman pada hari yang berangin, sesuai laporan Los Angeles Times.

Pilot lain juga melaporkan bagian dari kendaraan penarik pesawat rusak setelah menarik pesawat dari gerbang bandara sebelum melepaskan rem parkir.

Sementara itu, ada juga seorang perwira pertama mengungkapkan bahwa mereka lupa mengaktifkan mekanisme anti-es pesawat. Dimana hal ini untuk memastikan sensor ketinggian dan kecepatan udara di bagian luar pesawat tidak terhalang oleh es.

Meskipun pesawat berhasil menyelesaikan penerbangannya dengan selamat, petugas mengakui bahwa pesawat tersebut 'berkarat' setelah tidak terbang dalam beberapa bulan.

"Saya merasa ingatan saya cukup kuat, tetapi pada kenyataannya saya harus meluangkan waktu untuk meninjau prosedur," kata petugas yang tidak ingin disebutkan namanya.

Virus Corona memang telah menghancurkan industri penerbangan sedemikian rupa sehingga sebagian besar maskapai harus mengurangi karyawan. Termasuk beberapa pilot untuk mengatasi badai krisis ini.

Mungkin kita setuju bahwa pilot juga manusia. Dan profesinya ini memerlukan pembaruan, keteraturan, frekuensi dan redundansi untuk terus mengasah keterampilan terbangnya.

Ketika para pilot keluar dari rutinitas itu dalam waktu yang cukup lama, butuh waktu lagi untuk 'mengingat momen' dan mengembalikan keahlian seperti biasa terbang.



Simak Video "Saksi Mata: Di Balik Fenomena Kematian 52 Paus Pilot di Bangkalan"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA