Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 05 Feb 2021 16:35 WIB

TRAVEL NEWS

Ganjil Genap di Kota Bogor, Seperempat Tamu Hotel Batal Nginap

M. Sholihin
detikTravel
Pedestarian SSA Kebun Raya Bogor
Ilustrasi Kebun Raya Bogor (Pemkot Bogor)
Bogor -

Pemkot Bogor mulai memberlakukan kebijakan aturan ganjil genap akhir pekan ini di seluruh ruas jalanan di Kota Bogor. Tak sedikit tamu hotel yang cancel.

Namun dampaknya sudah mulai terasa di sektor perhotelan dan restoran di Kota Bogor. Banyak tamu hotel yang disebut melakukan cancel action atau membatalkan reservasi mereka.

"Kalau teman-teman Front Office tadi pagi di grup WA sudah mengabari, banyak yang cancel. Tetapi mau gimana lagi, sudah risiko lah. Jadi sudah ada cancel action," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay kepada detikTravel, Jumat (5/2/2021).

"Untuk sampai saat ini sudah ada 25-30 persen yang lakukan cancel action," tambahnya.

Meski demikian, lanjut Yuno, PHRI Kota Bogor tetap mendukung kebijakan Pemkot Bogor meski setiap kebijakan terkait COVID mempengaruhi dunia usaha, terutama di sektor perhotelan dan restoran. Sementara sektor ini merupakan salah satu penyumbang PAD.

"Ini kan memang serba salah, di satu sisi teman-teman pemerintah memang ditugaskan untuk menekan angka COVID ya. Tetapi kalau menekan angka-angka itu dilakukan, otomatis pelaku usaha juga tertekan," kata Yuno.

"Betul ini memang berat, tetapi kan mau tidak mau, kita juga kan sama-sama tahu, pemerintah mau menekan angka kasus positif. Jadi ya mau tidak mau kita jalani lah ya, dengan segala upaya. Kita sih berharap angka positif bisa turun terus, dan aktivitas kita normal lagi," tambahnya.

PHRI Kota Bogor berharap, Pemkot Bogor berlaku adil dalam mengeluarkan kebijakan untuk menekan angka COVID. Pengawasan dan penindakan juga harus dilakukan secara merata di seluruh sektor.

"Kalau dari curhatan teman-teman sih maunya perlakuan adil ya, jangan sampai kita udah patuh dan ikuti aturan tetapi di luar sana di pasar tradisional yang notabene juga jadi sumber penyebaran malah nggak karuan pelaksanaan prokesnya," sebut Yuno.

"Tetapi terkait ini sebetulnya kami tanggapi dengan positif ya, dan tetap optimis. Toh aturan ganjil genap ini diberlakukannya juga hanya dua minggu ya," tutup Yuno.



Simak Video "Uji Coba Ganjil Genap Mudik di Tol Berlaku Hari Ini, Catat Jadwalnya"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA