Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 20 Feb 2021 09:20 WIB

TRAVEL NEWS

Lukisan The Last Supper Da Vinci Dipamerkan Lagi Meski Pandemi

Mural The Last Supper
Foto: Pengunjung menikmati mural The Last Supper (AP)
Milan -

Lukisan terkenal The Last Supper karya seniman Leonardo Da Vinci kembali dipamerkan untuk publik meski sedang ada pandemi.

Lukisan atau lebih tepat disebut mural, bertajuk The Last Supper karya Leonardo Da Vinci sudah bisa kembali dinikmati traveler sejak Selasa (9/2) pekan lalu. Mural ini tersimpan di dalam Gereja Santa Maria Delle Grazie di kota Milan, Italia.

Dilansir detikTravel dari AP, lokasi tempat dimana The Last Supper dipamerkan sempat ditutup 2 kali sejak terjadi pandemi COVID-19. Periode pertama penutupan yaitu pada 26 Februari sampai 9 Juni tahun lalu.

2 Kali penutupan itu mengakibatkan turunnya jumlah wisatawan yang datang untuk menyaksikan The Last Supper. Penurunan itu mencapai 80% bila dibandingkan tahun 2019 lalu sebanyak 445.728 orang pengunjung.

Untuk tahun ini, pihak pengelola mengantisipasi penurunan pengunjung sampai 60%. Penurunan jumlah pengunjung berarti menurunnya jumlah pendapatan pengelola.

Namun di sisi lain, traveler bisa dengan leluasa menikmati mural karya Da Vinci ini tanpa perlu antre dan berdesakan dengan wisatawan lainnya. Traveler juga cukup membeli tiket sehari saja untuk menyaksikan mural berukuran 4,6 x 8 meter ini.

Meski tidak ada antrean, tetapi pengunjung yang datang tetap dibatasi aksesnya, yaitu hanya boleh 8 pengunjung saja setiap 15 menit di minggu pertama pembukaan. Di minggu selanjutnya, jumlahnya dinaikkan menjadi 12 orang pengunjung per 15 menit untuk melihat The Last Supper.

Emma Daffra, Direktur Museum Provinsi Lombardi mengatakan, pemesanan tiket dibuka setiap minggu. Tiket harian juga dijual langsung di museum.

"Pandemi COVID-19 membuat antrean menurun dan buat masyarakat tentu ini kesempatan tersendiri. Selama bertahun-tahun kami mengatakan kami butuh untuk membuat museum sebagai referensi buat warga lokal, dan sekarang hal itu tidak bisa dihindari," kata Daffra.

Yang diuntungkan dari pembukaan pameran The Last Supper tentu saja warga lokal Lombardi. Mereka tidak perlu capek-capek antre dan bersaing dengan wisatawan asing untuk bisa menikmati The Last Supper.



Simak Video "Tak Lagi Zona Merah, Warga Milan Mulai Bergeliat"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA