Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 23 Feb 2021 21:39 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga Siap Jawab Tantangan Sri Mulyani

Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno menegaskan akan memberikan kemudahan untuk pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dalam gelaran MotoGP 2021.
Sandiaga Uno Foto: Kemenparekraf
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno siap menjawab dan melaksanakan tantangan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk membawa sentuhan dan pemikiran generasi milenial dalam pola kerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada bapak Presiden yang telah meluncurkan Beli Kreatif Danau Toba. Hadir 4 menteri, Pak Menko Maritim dan Investasi Pak Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan ibu Sri Mulyani, dan Menkominfo Jhonny G Plate," ujar Sandiaga Uno.

Dikatakannya pihaknya amat mengapresiasi kehadiran berbagai pihak dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Ibu Sri Mulyani kami sangat apresiasi karena ini bagian dari pilar kami inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Ini adalah bagian dari pilar kolaborasi. Untuk mendorong ekonomi kreatif yang bersanding dengan pariwisata di destinasi pariwisata super prioritas," tambah Sandiaga Uno.

"Memang harapan dari ibu Menteri Keuangan kita harus menghargai produk-produk ekonomi kreatif. Kebetulan ibu Menteri Keuangan sempat menyebutkan mba Wamenparekraf (Angela Herliani Tanoesoedibjo) merupakan dari generasi milenial dan harus ada sentuhan dan tambahan pemikiran," lanjut Sandiaga Uno.

"Dan ini saya akan terima tantangan dari Bu Menkeu bahwa kita akan memberikan sentuhan berbeda. Kita tidak lagi pakai surat-surat edaran, kita tidak lagi pakai perintah-perintah, kita tidak pakai lagi imbauan-imbauan, tapi langsung kita membawa influencer seperti Lyodra Ginting, dan ibu Menteri Keuangan sendiri," jelas Sandiaga Uno.

Kemenparekraf kata Sandiaga Uno akan mendorong secara totalitas agar destinasi pariwisata di Indonesia betul-betul menarik dan juga memberikan suatu nuansa vibrasi dan resonansi yang tepat juga inklusif untuk masyarakat membuka lapangan kerja.

"Ini saya garis bawahi, karena yang membutuhkan lapangan pekerjaan ini adalah masyarakat kelas bawah sementara yang memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan konsumsi adalah masyarakat ekonomi menengah ke atas," jelas Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengaku dengan target segmented dan targeted melalui sosial media, pihaknya akan mengarahkan promosi-promosi kami. Selain itu adapula program PEN yang akan disalurkan sejumlah bantuan langsung menyasar ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif

"Kita juga akan merangkul pemerintah daerah karena kita tidak bisa bergerak sendiri. Gercep, Geber, dan Gaspol ini adalah pilar Gerak Bersama. Kita tidak ingin para pelaku ekonomi lokal hanya menjadi penonton tapi juga harus menjadi pemain dan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri," ungkap Sandiaga Uno.

Ia meyakini apabila kegiatan ekonomi dengan kebangkitan pariwisata serta ekonomi kreatif tersebut bisa memulihkan ekonomi secara umum baik di Sumatera Utara maupun di seluruh wilayah Indonesia.

"Untuk itu kami haturkan banyak terima kasih, saya berikan apa yang diminta ibu Sri Mulyani. Jadi kita berikan apa yang diminta ibu Sri Mulyani. Kita langsung kontan, kongkrit apa yang ibu Sri Mulyani sampaikan," tutur Sandiaga Uno.

"Saya berterima kasih ibu sudah berbelanja, kemarin ibu berbelanja andaliman, yaitu sambal yang amat unik. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pemicu. Terima Pak Perry yang berbelanja ulos, dan Pak Jhonny G. Plate yang berbelanja kopi untuk seluruh Kominfo. Untuk itu saya ucapkan terima kasih," tandas Sandiaga Uno

Sebelumnya Sri Mulyani meminta Menparekraf Sandiaga Uno dan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo agar memberikan gebrakan untuk mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia. Ia meminta, kedua petinggi Kemenparekraf yang masih tergolong kalangan muda untuk bisa memberikan sentuhan baru.

"Ada Pak Menteri dan Ibu Wamennya yang dari generasi milenial, saya harap akan memberikan sentuhan dan tambahan pemikiran, sehingga destinasi pariwisata kita tak hanya bisa betul-betul menarik, namun juga lestari dan bisa memberikan partisipasi yang inklusif bagi masyarakatnya," pinta Sri Mulyani.

Khususnya untuk konsumsi produk buatan Indonesia dari UMKM, ia mengajak masyarakat kelas menengah ke atas agar mau mengeluarkan uangnya untuk mengkonsumsi produk buatan UMKM Indonesia.

"Kalau dilihat (masyarakat yang) cukup memiliki daya beli adalah kelompok menengah atas. Namun, mereka tidak melakukan konsumsi," papar Sri Mulyani.

Dari pemerintah pusat sendiri menurutnya sudah memberikan dukungan banyak untuk UMKM, mulai dari alokasi program PEN lebih dari Rp 173 Triliun untuk UMKM yang disalurkan melalui berbagai sarana mulai bantuan bunga, utang, kredit usaha kecil, maupun bantuan langsung dari Presiden kepada lebih dari 14,5 juta.

Kemudian, ia juga meminta pemerintah daerah (Pemda) juga mendorong produktivitas UMKM di wilayahnya agar bisa sukses memperluas pasar.

"Pemda juga perlu mengembangkan agar pelaku tak hanya jadi penonton, tapi jadi the real pelaku yang bisa memanfaatkan momentum untuk mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi baik tourism dan juga dari sisi ekonomi kreatif," ujar Sri Mulyani.



Simak Video "Langgar Prokes Saat Libur Lebaran, Destinasi Wisata Akan Ditutup!"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA