Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 30 Mar 2021 15:11 WIB

TRAVEL NEWS

Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Buka Selama Ramadan, Begini Ketentuannya

Puti Yasmin
detikTravel
In this photo released by the Saudi Media Ministry, limited numbers of pilgrims, move several feet apart, circling the cube-shaped Kaaba in the first rituals of the hajj, as they keep social distancing to help prevent the spread of the coronavirus, in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Wednesday, July 29, 2020. The hajj, which started on Wednesday, is intended to bring about greater humility and unity among Muslims. (Saudi Media Ministry via AP)
Foto: AP/STR/Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Buka Selama Ramadan, Begini Ketentuannya
Mekkah -

Kepala Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdurahman Al Sudais memastikan Masjidil Haram dan Masjid Nabi akan dibuka selama bulan suci Ramadan. Namun, pelaksanaannya akan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Menurut Al Sudais langkah ini diambil guna mencegah penyebaran virus corona semakin masif. Dengan begitu, para jamaah dapat memiliki kesempatan melaksanakan ibadah dengan tenang.

"Tujuannya untuk memberikan pengalaman unik kepada Doyoof Al-Rahman (tamu Allah) yang akan melaksanakan ibadah sekaligus menjaga kesehatannya," ungkap dia dikutip dari Arab News.

"Setelah pandemi lanjutan ini, saya mendesak pengunjung yang datang ke Dua Masjid Suci untuk mendapatkan vaksin COVID-19 guna memastikan keselamatan mereka dan para pengunjung serta jamaah yang lain," sambung dia.

Adapun, akan terdapat lima area sholat di dalam Masjidil Haram Mekkah, termasuk halaman Timur dan area jamah berkebutuhan khusus. Jemaah umroh juga diizinkan untuk melakukan tawaf atau memutari Kakbah sebanyak 7 kali di lantai pertama sepanjang bulan Ramadan.

Masjidil Haram juga akan menyiapkan botol air zam-zam bagi para pengunjung dan jamaah yang datang. Setiap harinya, akan ada 200 ribu botol air zam-zam yang disiapkan.

Namun untuk pelaksanaan buka puasa, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tidak memperbolehkan adanya pembagian ada distribusi makanan. Melainkan, para jamaah diizinkan membawa air dan kurma untuk konsumsi pribadi.

Al Sudais juga menjelaskan tidak ada makanan yang diizinkan ada di dalam lingkungan atau halaman Masjidil Haram. Namun, pihaknya akan menyediakan makanan bagi pengunjung yang berbuka puasa dan dibagikan secara individual.

Untuk diketahui, Masjidil Haram telah dibuka kembali pada Oktober 2020 kemarin sejak pandemi COVID-19 menyebar. Sejak itu, tercatat sudah ada 13 juta jamaah yang datang dengan menggunakan masker.



Simak Video "Hujan Es hingga Banjir Terjang Makkah"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/erd)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA