Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 31 Mar 2021 20:16 WIB

TRAVEL NEWS

Pasca Vaksinasi, Perjalanan Internasional Kembali Bergairah

Wide-angle view of a modern aircraft gaining the altitude outside the glass window facade of a contemporary waiting hall with multiple rows of seats and reflections indoors of an airport terminal El Prat in Barcelona
Foto: iStock
Jakarta -

Program vaksinasi telah dilakukan di sejumlah negara sejak awal tahun ini. Hal itu juga meningkatkan gairah traveler untuk bepergian ke luar negeri.

Keyakinan dalam pelaksanaan vaksinasi, diskusi seputar paspor COVID-19 dan pengumuman alternative state quarantine (karantina di hotel yang sudah diakreditasi pemerintah dengan biaya sendiri) telah memicu peningkatan pencarian perjalanan internasional. Hal itu terungkap melalui platform perjalanan digital Agoda.com seperti dikutip detikTravel, Rabu (31/3/2021).

"Pelaksanaan vaksinasi di seluruh dunia telah meningkatkan potensi travel 2021. Namun, langkah-langkah lain juga berperan penting dalam pemulihan, terutama di Asia," ujar CEO Agoda, John Brown.

Data pencarian Agoda menyoroti perkembangan baru dalam pemulihan dan optimisme yang tumbuh di tengah wisatawan Asia bahwa perjalanan internasional mulai pulih.

Di mana dengan Australia, Korea Selatan, Jepang dan Indonesia menunjukkan peningkatan jumlah destinasi internasional dalam 30 pencarian teratas selama bulan Maret 2021, dibandingkan Desember 2020.

Wisatawan dari negara-negara ini mengikuti optimisme pulihnya perjalanan internasional dari turis China, Taiwan dan Singapura. Hanya Malaysia, Filipina dan Thailand yang tidak menunjukkan adanya pencarian destinasi internasional dalam 30 pencarian teratas, baik pada bulan Desember 2020, maupun Maret 2021.

Namun, menariknya Thailand dan Filipina seringkali muncul sebagai destinasi tujuan. Serta Bangkok yang berada di urutan keenam dalam daftar 30 pencarian teratas di 11 negara asal.

Bersamaan dengan pencarian ini, data Agoda menunjukkan bahwa pola pemesanan mulai bergerak menuju normal dan kembali ke tren pra-COVID-19. Terutama karena indikasi perilaku seperti lead time dan harga sempat anjlok drastis selama musim semi dan musim panas. Namun, kali ini mengalami penurunan yang tidak terlalu tajam.

"Tentu saja ada alasan bagi industri perjalanan di Asia untuk mulai merasa lebih optimis, dan vaksin adalah hal yang sangat penting untuk pemulihan sepenuhnya. Selain itu, inisiatif program subsidi pemerintah seperti TTgother di Thailand atau GoTo Japan telah berhasil memanfaatkan permintaan perjalanan dan mendukung penyedia akomodasi domestik.

Data pencarian Agoda menunjukkan, bahwa wisatawan menantikan kembalinya perjalanan internasional dengan dukungan pelaksanaan vaksinasi. Namun, ada hal-hal lain yang harus dilakukan," jelas John Brown.

Menurut John Brown, pelaksanaan vaksin di Asia sedang dimulai, tetapi kecepatan di seluruh wilayah bervariasi. Beberapa negara seperti Singapura akan divaksinasi penuh tahun ini, sementara negara-negara lain seperti Jepang, Thailand dan Vietnam baru mendapat vaksin total hingga tahun 2022.

Ini berarti, ekonomi yang sangat bergantung pada pariwisata perlu mempertimbangkan cara untuk mempercepat pemulihan kembali ke kondisi normal. Pemerintah perlu berinovasi bagaimana pendekatan yang dilakukan terhadap pembukaan kembali perbatasan negara, menyeimbangkan kebutuhan nyata akan keselamatan warga mereka dan pengunjung dengan realitas ekonomi.

Hasil survei di atas diketahui berasal dari data pencarian Agoda yang dilakukan pada periode 1 Desember - 10 Desember 2020 dan 1 Maret - 10 Maret 2021, dengan tanggal check in 1 Maret - 31 Desember 2021.



Simak Video "CDC Bolehkan Orang yang Sudah Divaksin Traveling di AS"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA