Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 06 Mei 2021 12:05 WIB

TRAVEL NEWS

Hajar Aswad, Bentuk dan Warna Aslinya

Pemerintah Arab Saudi merilis foto jarak dekat dari batu hitam Hajar Aswad. Ini adalah gambar langka yang belum pernah dipertunjukkan karena beresolusi sangat tinggi.
Hajar Aswad Foto: dok. Pemerintah Arab Saudi

FOKUS BERITA

Muslim Traveler
Makkah -

Mengobati kerinduan traveler yang tidak bisa beribadah ke tanah suci, pemerintah Arab Saudi memperlihatkan foto terbaru Hajar Aswad. Detailnya sangat terlihat berkat resolusi super tinggi 49.000 megapiksel. Butuh waktu hingga lebih dari 50 jam untuk memfoto dan menghasilkannya.

Mencuplik buku Sejarah Mekah karya Dr Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Hajar Aswad adalah batu yang tertanam di pojok Selatan Kakbah pada ketinggian kurang lebih 1,10 m dari tanah, panjang 25 cm, dan lebarnya sekitar 17 cm.

Pemerintah Arab Saudi merilis foto jarak dekat dari batu hitam Hajar Aswad. Ini adalah gambar langka yang belum pernah dipertunjukkan karena beresolusi sangat tinggi.Pemerintah Arab Saudi merilis foto jarak dekat dari batu hitam Hajar Aswad. Ini adalah gambar langka yang belum pernah dipertunjukkan karena beresolusi sangat tinggi. Foto: dok. Pemerintah Arab Saudi

Hajar Aswad 8 Gugusan Batu Kecil

Hajar Aswad awalnya merupakan satu bongkah batu saja, tetapi sekarang terpisah menjadi 8 gugusan batu-batu kecil karena sempat pecah. Hal ini terjadi pada zaman Qaramithah, yaitu sekte dari Syi'ah Ismâiliyyah al-Bâtiniyyah dari pengikut Abu Thâhir al-Qarmathi yang mencabut Hajar Aswad dan membawanya ke Ihsâ' pada tahun 319 H, tetapi kemudian dikembalikan lagi pada 339 H.

hajar aswad8 bongkahan kecil Hajar Aswad Foto: reasahalharmain

Gugusan yang terbesar seukuran satu buah kurma, dan tertanam di batu besar lain yang dikelilingi oleh ikatan perak. Inilah batu yang dianjurkan buat kita untuk mencium dan menyalaminya, bukan batu di sekitarnya, dan bukan pula yang diliputi perak.

Hajar Aswad mengalami renovasi pada masa Raja Fahd, yaitu pada bulan Rabi'ul Awwal 1422 H.

Warna Asli Hajar Aswad

Mengenai warna Hajar Aswad, Rasulullah SAW bersabda Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adam-lah yang menjadikannya hitam.

Namun, ada sebuah riwayat yang bahwa mengatakan bagian yang tertanam di dinding Kakbah berwarna putih. Yaitu yang diriwayatkan oleh Mujahid, bahwasanya ia berkata: "Ketika Ibn Zubair memugar Kakbah, saya melihat ke ujung dimana terdapat Hajar Aswad dan ternyata semua bagiannya yang di dalam Kakbah berwarna putih."

Dari sini dapat disimpulkan bahwa warna hitam yang disebabkan dosa-dosa manusia, ialah bagian batu yang nampak di permukaan, oleh karenanya dinamakan dengan Hajar Aswad (batu hitam).

Lingkaran Hajar Aswad

Sementara soal lingkaran perak yang mengelilingi Hajar Aswad, lingkaran itu pertama kali dibuat oleh Abdullah ibn Zubair. Kemudian diikuti oleh para penerus-penerusnya dengan cara memperbaruinya jika dipandang perlu. Misalnya, seperti yang teriadi pada bulan Sya'ban 1375 H/1955 M, Raja Sa'ûd ibn Abdul Aziz melapisi Hajar Aswad dengan perak baru, dan renovasinya secara menyeluruh baru pada masa Raja Fahd ibn Abdul Aziz tahun 1422 H.



Simak Video "Hujan Es hingga Banjir Terjang Makkah"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)

FOKUS BERITA

Muslim Traveler
BERITA TERKAIT
BACA JUGA