Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Mei 2021 08:15 WIB

TRAVEL NEWS

Kasus Covid-19 Meroket, Taj Mahal Perpanjang Masa Penutupan

Bonauli
detikTravel
Taj Mahal di India
Foto: (Bagus Prihantoro Nugroho/detikTravel)
Agra -

Taj Mahal masih harus menanggung derita India. Tsunami kasus Corona membuat ikon India ini memperpanjang masa penutupan.

Taj Mahal resmi ditutup sampai 15 Mei 2021. Dilansir dari India Today, Survei Arkeologi India (ASI) memutuskan untuk menambah waktu ditutupnya Taj Mahal hingga 31 Mei 2021.

"Sebagai kelanjutan dari perintah kantor tanggal 15 April 2021, semua monumen, situs dan museum yang dilindungi oleh ASI akan tetap ditutup karena situasi pandemi Covid-19 saat ini hingga 31 Mei 2021, atau sampai perintah lebih lanjut," ujar ASI.

Pengumuman ini juga dikeluarkan lewat akun Twitter Menteri Kebudayaan Uni India, Prahlad Singh Patel. Dalam cuitannya, Patel menyebutkan bahwa keputusan ini diambil setelah disetujui oleh Kementerian Kebudayaan Persatuan.

Sementara itu, selagi ditutup, Taj Mahal kabarnya akan direkonstruksi dan dibersihkan. Rencana itu diungkapkan Arkeolog Pengawas ASI, Agra Circle, Vasant Kumar Swarnkar. Ia berharap ketika kembali dibuka, Taj Mahal sudah benar-benar siap menerima wisatawan.

"Selama penutupan, perawatan lumpur akan diterapkan pada kubah utama Taj Mahal dan akan dilakukan konservasi menara di monumen itu," kata dia.

"Batu-batu tua seni pietra dura di gerbang kerajaan akan diubah dan akan diberi tampilan baru," ia mengungkapkan.

Selain menutup tempat yang menimbulkan kerumunan, India saat ini juga mengambil langkah untuk me-lockdown ibu kota India, New Delhi. Kota-kota lain di India juga memberlakukan hal yang sama serta memberlakukan aturan jam malam atau pembatasan lainnya untuk menahan laju penyebaran COVID-19.

Wajar saja, dengan lebih dari 24 juta kasus COVID-19 terkonfirmasi dan sekitar 270.000 kematian. Dalam sehari, India mencatata 3-4 juta kasus dalam satu hari. India dianggap menjadi pusat pandemi.



Simak Video "Masjid Ramlie Musofa, Taj Mahal-nya Ibu Kota"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA