Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 20 Mei 2021 11:04 WIB

TRAVEL NEWS

Tidak Ada Gempa dan Angin Kencang, Gedung Pencakar Langit Tiba-tiba Bergoyang

Gedung Pencakar Langit di Shenzhen tiba-tiba bergoyang tanpa alasan jelas. Ribuan orang dievakuasi.
Ribuan orang lari dari gedung yang tiba-tiba bergoyang Foto: SCMP
Shenzhen -

Ribuan orang lari tunggang-langgang setelah sebuah bangunan pencakar langit di China tiba-tiba bergoyang tanpa alasan yang jelas. Saat insiden ini terjadi tidak ada gempa atau angin yang kuat.

Gedung pencakar langit SEG Plaza di pusat perkotaan Shenzhen tiba-tiba bergoyang Selasa (18/5/2021), ribuan orang yang bekerja di gedung setinggi 292 meter itu kemudian dievakuasi.

Mengutip South China Morning Post, dari video yang diunggah ke media sosial, terlihat orang-orang berlarian menghindari gedung yang bergoyang. Untungnya gedung itu tidak runtuh, begitu juga soal korban jiwa. Tidak ada korban jiwa dari insiden ini.

Salah seorang pekerja Chen Wei mengatakan dia tidak merasa ada getaran namun diminta melakukan evakuasi bersama pekerja yang lain.

"Salah satu teman saya melihat botol-botol air di meja mula bergoyang," ujarnya.

"Getarannya tidak terasa kuat di lantai 14, kami semua turun menggunakan tangga," ujar Ji Jialin.

Gedung-gedung lain yang berada di sekitar SEG Plaza juga diminta untuk mengevakuasi.

Aparat berwenang tengah menyelidiki penyebab gedung bergoyang karena menurut Shenzhen Emergency Management Bureau, tidak ada gempa yang terjadi di kota itu.

Kepala Insinyur di China Construction Science and Industry Corp Lu Jianxin mengemukakan beberapa teori pergerakan gedung pencakar langit.

"Jika tidak ada gempa bumi, akan jadi tidak biasa bagi SEG Plaza mengalami situasi seperti itu. Dilihat dari informasi yang beredar saat ini, bisa jadi penyebabnya karena adanya resonansi," ujarnya.

SEG Plaza, yang dibangun pada tahun 2000, adalah gedung tertinggi kelima di kota Shenzhen dan berada di pusat pasar perangkat keras dan elektronik.



Simak Video "China Desak AS Kembali dalam Kesepakatan Nuklir 2015"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA