Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 02 Jun 2021 12:45 WIB

TRAVEL NEWS

Sedih Deh, Maldives Terancam Menghilang dari Bumi

bonauli
detikTravel
Maladewa
Foto: Maladewa (Thinkstock)
Male -

Maldives, Maldives, dan Maldives, inilah tempat honeymoon yang jadi favorit traveler dunia. Meski cantik, Maldives sangat rapuh sampai bisa hilang dari bumi.

Perubahan iklim menjadi salah satu musuh terbesar Maldives. Negara kepulauan eksotis ini memang diramalkan menghilang karena pemanasan global.

"Di abad ini, Maldives bakal menghilang atau tenggelam, apabila tidak ada aksi cepat dan kogensif untuk menangani perubahan iklim," ujar Menteri Lingkungan, Perubahan Iklim dan Teknologi Maldives, Aminath Shauna.

Dilansir dari CNBC, Shauna mengatakan bahwa Maldives akan terancam hilang tahun 2100.

"Kami tidak akan bertahan," ucapnya.

Jadi negara kepulauan, Maldives di kelilingi lautan seperti Indonesia. Memang, beberapa tahun terakhir ini, Maldives terus melawan isu kerusakan lingkungan dengan berbagai cara.

World Economic Forum memproyeksi pada 2050, sebanyak 80% penduduk bumi akan terpengaruh oleh perubahan iklim. Para ilmuwan memprediksi ketinggian air laut bakal naik 1,1 meter di 2100.

Bila prediksi ini menjadi kenyataan, maka Maldives yang terkenal sebagai tujuan wisata eksotis ini bakal terkena dampak parah.

Saat ini sebanyak 80% dari wilayah Maldives dengan 1.190 pulaunya, hanya berada satu meter di atas permukaan laut. Bahkan 90% dari pulau-pulau yang ada sudah mengalami banjir, dan juga erosi garis pantai.

"Pendapatan dan pasokan pangan kami tergantung bagaimana kami bisa menyelesaikan kerentanan kami pada hari ini. Masa depan negara, warga, dan budaya kami tergantung pada aksi yang kami lakukan hari ini, ujar Shauna.

Negara ini sudah melakukan sejumlah kebijakan untuk meminimalisir dampak perubahan lingkungan. Seperti pemberdayaan lingkungan pesisir. Namun Shauna berharap semua pemimpin dunia juga membuat program yang sama untuk mengurangi dampak perubahan iklim ini,

"Kami butuh setiap orang dan pemerintahan di dunia untuk sadar akan perubahan iklim ini. Target ambisius dibutuhkan secara segera untuk membantu negara-negara kepulauan kecil seperti Maldives," katanya



Simak Video "1,8 Juta Hektar Hutan Siberia Terbakar dan Rusak Parah"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA