Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 12 Jun 2021 17:46 WIB

TRAVEL NEWS

Selamat! Dua Anak Badak Jawa Lahir di Ujung Kulon

Putu Intan
detikTravel
Anak badak jawa yang baru lahir di Ujungkulon.
Ilustrasi badak jawa. Foto: (dok KLHK)
Ujung Kulon -

Kabar baik datang dari Taman Nasional Ujung Kulon. Dua ekor anak badak jawa ditemukan hidup sehat.

Kabar bahagia ini diumumkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui postingan di akun instagram @kementerianlhk pada Sabtu (12/6/2021). Dalam postingan tersebut dijelaskan bahwa dua anak badak jawa tersebut tertangkap kamera video trap tengah beraktivitas di wilayah Semenanjung Ujung Kulon, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

Yang lebih menggembirakan, kelahiran kedua anak badak jawa ini merupakan yang pertama di tahun 2021. Anak badak jawa pertama diketahui berjenis kelamin betina. Satwa ini tertangkap kamera pada 18 Maret 2021.

Ia merupakan anak dari induk badak bernama Ambu. Ambu sendiri sebelumnya sudah pernah melahirkan anak pertama pada 2017.

[Gambas:Instagram]



Kemudian anak badak jawa yang kedua diketahui berjenis kelamin jantan. Anak badak jawa itu diketahui telah berusia 1 tahun dan merupakan keturunan induk bernama Palasari.

KLHK menyebut, penemuan dua anak badak jawa ini mengindikasikan keberhasilan kebijakan full protection terhadap seluruh habitat badak jawa di TNUK. Proses perkembangbiakan badak jawa di sana juga dilakukan secara alami.

Sementara itu, dengan ditemukannya dua anak badak jawa ini maka jumlah badak jawa di TNUK di bulan Mei 2021 menjadi 73 ekor. Adapun perbandingan berdasarkan jenis kelaminnya adalah 40 ekor untuk jantan dan 33 ekor untuk betina.

Dikutip dari situs WWF, badak jawa (Rhinoceros sondaicus) menyandang status dilindungi berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Badak jawa seringkali diburu untuk diambil culanya sehingga memicu kelangkaan. Dengan statusnya yang dilindungi, setiap pelanggar akan mendapatkan hukuman 5 tahun dan denda Rp 100 juta.



Simak Video "Keindahan Pantai Berpasir Putih Pulau Peucang Banten"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA