Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 27 Jun 2021 15:15 WIB

TRAVEL NEWS

Ada Promo juga Percuma, Okupansi Hotel di Jakarta Kini 10-15%

Petugas kebersihan hotel sedang membersihkan kamar hotel.
Ilustrasi hotel (Getty Images/Hispanolistic)
Jakarta -

PPKM Mikro berimbas kepada operasional hotel di Jakarta. Okupansi hotel di ibu kota kini turun hingga ke angka rata-rata 10-15 persen.

Wakil Ketua Umum BPD PHRI, Sutrisno mengungkapkan segala strategi sudah dilakukan untuk menaikkan okupansi. Namun kini hanya bisa pasrah dengan situasi yang ada.

"Situasi sudah gimana kita udah nggak tau lagi mau berbuat apa ya. Kondisi kan memang buruk sekali kita segala strategi sudah dilakukan tapi ya gimana pasrah aja kita lah mau gimana," kata Sutrisno Iwantono kepada detikTravel, Minggu (27/6/2021).

Pemberian promo pun dirasa percuma karena permintaan memang tidak ada. Masyarakat lebih memilih di rumah ketimbang menginap di hotel.

"Dikasih promo juga nggak ada yang keluar rumah kok orang, permintaannya emang nggak ada. Mau dikasih orang keluar ngapain gitu loh," kata Sutrisno.

Begitu pula yang dirasakan oleh hotel isolasi mandiri. Untuk menentukan sebuah hotel memiliki fasilitas isolasi mandiri perlu sertifikasi pemerintah, selain itu juga ada kekhawatiran penularan COVID-19 di dalamnya.

"Kita mau yang isolasi isolasi itu tapi kan takut kita takut penularan lah. Kalau hotel biasa itu nggak bisa, kan ada ketentuannya. Untuk menerima isolasi itu harus disertifikasi dulu oleh pemerintah kita nggak berani mengambil langkah, membahayakan sekali bagi karyawan," ungkap Sutrisno.

"Jadi isolasi isolasi untuk OTG itu itu kan harus disetujui dulu oleh dinas kesehatan. Nggak bisa semau maunya kita dan nggak berani juga kita mempertaruhkan karyawan," ungkap Sutrisno.

Sebelumnya, okupansi tertinggi hotel di Jakarta berada di sekitar angka 30 persen. Diakui Sutrisno kini sulit mencari tamu yang mau menginap di hotel.

"30 an persen, kemarin sebelum puasa. Sejak puasa itu sudah susah kita. mulai puasa sampe sekarang itu sudah susah," kata Sutrisno

Pendatang dari daerah tak seperti dahulu, staycation pun sudah tak lagi diincar oleh wisatawan. Banyak masyarakat yang takut untuk menginap di hotel.

"Sekarang pendatang dari mana? nggak ada. Orang Jakarta ngapain tinggal di hotel. Ya orang kan takut juga tinggal di hotel," kata Sutrisno.



Simak Video "Catat! Ini Aturan PPKM Mikro di Luar Jawa-Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA