Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 28 Jun 2021 20:21 WIB

TRAVEL NEWS

Berapa Sih Tarif Wisata Vaksin ke Bali?

Syanti Mustika
detikTravel
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (kedua kanan) didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (ketiga kanan) berbincang dengan pekerja sektor pariwisata yang akan menjalani vaksinasi COVID-19 di Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (27/2/2021). Vaksinasi COVID-19 kepada pekerja sektor pariwisata yang dimulai di Provinsi Bali tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 sekaligus sebagai salah satu upaya memulihkan sektor pariwisata. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Vaksinasi pekerja pariwisata di Bali Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF
Jakarta -

Menparekraf Sandiaga Uno memperkenalkan wisata vaksin ke Bali. Kira-kira berapa ya harga paket wisatanya?

Selain gencar mempromosikan Work from Bali, Sandiaga memperkenalkan program baru yaitu wisata vaksin ke Bali.

Tentang wisata vaksin ke Bali ini disampaikan oleh Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing yang diadakan secara virtual, Senin (28/6/2021). Sandiaga berkaca kepada minat warga Indonesia terhadap wisata vaksin ke Amerika.

Bali dipilih karena proses vaksinasi yang tergolong cepat di level nasional.

"Saat ini memang hanya wisatawan nusantara yang bisa menikmati ini. Tapi pada saat Bali dibuka nanti tentunya kita bisa juga untuk wisatawan mancanegara dengan bingkai vaksinasi gotong royong atau vaksin mandiri yang tentunya tidak akan mengambil porsi vaksin gratis untuk masyarakat," ungkap Sandiaga.

Tentu traveler penasaran bukan, berapa sih harga paket wisata vaksin ke Bali ini? Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama TX Travel, Anton Thedy menjabarkan harga paket wisata vaksin yang ditawarkan perusahaannya.

"Bekerja, Berlibur plus Vaksin Gratis di Bali harganya mulai dari Rp 4,1 juta untuk 14 hari 13 malam. Ini termasuk vaksin dua kali dan aktivitas menarik lainnya. Harga ini tidak termasuk tiket pesawat," ungkap Anton.

"Adapun poin penting dari wisata vaksin ini adalah bagaimana menambah length of stay yang di mana rata-rata saat ini adalah seminggu dan bagaimana bisa menjadi 2 minggu," tambahnya.

Terkait kebijakan wisata vaksin ini, Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah mengatakan bahwa ini adalah solusi yang bagus untuk Bali. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

"Kebijakan wisata vaksin merupakan kebijakan yang bagus untuk meningkatkan wisata di Bali. Namun catatan saya pertama yang harus diperhatikan adalah kolaborasi. Tidak hanya dengan Pemprov tapi juga dengan pemangku kepentingan lain yang ada di bawahnya. Ini harus diperkuat betul jika ini sampai Lemah atau jebol maka akan berantakan atau sulit,"

"Yang kedua dari aspek cost of benefit dan harus diperhitungkan secara matang karena ini akan menjadi role model ke depannya bagi wilayah lain yang yang memiliki kondisi yang sama dengan Bali. Yang ketiga adalah komunikasi dengan publik menyangkut informasi," papar Trubus.

Traveler berminat wisata vaksin ke Bali?



Simak Video "Sandiaga Klaim Work From Bali Tak Bikin Anggaran Kementerian Boros"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA