Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 08 Jul 2021 10:38 WIB

TRAVEL NEWS

Wow, Balai Arkeologi Papua Berhasil Temukan Situs Hunian Prasejarah

Hari Suroto
detikTravel
Situs kampung lama abar
Pecahan gerabah dari situs Kampung Lama Abar (Hari Suroto)
Jakarta -

Penelitian Balai Arkeologi Papua di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura berhasil menemukan situs kampung lama Abar. Traveler tahu apa itu?

Kampung lama Abar merupakan situs hunian prasejarah yang berada di tepi Danau Sentani. Permukaan situs ditumbuhi rumput ilalang, lingkungan sekitar situs pun berupa hutan sagu serta mata air.

Survei permukaan tanah di situs kampung Lama Abar berhasil menemukan pecahan gerabah. Seperti diketahui, Kampung Abar merupakan satu-satunya kampung di Papua yang masih eksis membuat gerabah.

Pecahan gerabah ini sangat unik, berbeda dengan gerabah yang dihasilkan oleh pengrajin gerabah tradisional Abar.Pecahan gerabah yang ditemukan di situs, terdapat dua jenis, yaitu berdinding tebal dan berdinding tipis.

Gerabah berdinding tebal merupakan tempayan yang pada masa lalu dipergunakan untuk menyimpan tepung sagu dan air. Sedangkan Gerabah berdinding tipis, merupakan periuk, digunakan untuk membuat papeda atau untuk merebus makanan.

Gerabah di situs ini, bagian tepiannya berfungsi sebagai pegangan saat mengangkat gerabah dari tungku. Selain itu, pecahan gerabah situs kampung Lama Abar juga berpola hias lubang, yang dibuat dengan cara ditusuk.

Selain sebagai estetika, lubang ini juga berfungsi untuk mengikat tali saat gerabah diangkat atau untuk mengikat gerabah di atas perapian.

Ketua kelompok pengrajin gerabah Kampung Abar, Naftali Felle mengatakan, jenis gerabah yang ditemukan di situs sudah tidak diproduksi di Abar. Motif tersebut sudah tidak ditemukan lagi dalam gerabah tradisional Abar karena sudah punah. Motif hias gerabah Abar masa kini lebih sederhana.

Motif gerabah yang sudah punah dapat dihidupkan kembali, yaitu dengan menerapkannya pada gerabah masa kini Abar atau diterapkan pada produk kreatif lainnya, misalnya untuk motif batik khas Sentani.

Elvis kabey, kepala bidang kebudayaan, dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Jayapura mengatakan situs kampung lama Abar dapat dikembangkan untuk mendukung Kampung Abar sebagai destinasi di kawasan Danau Sentani bagian tengah.

Penelitian arkeologi di Distrik Ebungfauw melibatkan dosen antropologi Universitas Cenderawasih, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangda) Kabupaten Jayapura, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura.

Berdasarkan data Satgas COVID-19, Distrik Ebungfauw termasuk zona hijau di Kabupaten Jayapura. Dalam melakukan kegiatan lapangan, tim peneliti mengikuti standar protokol kesehatan. Sebelum turun ke lapangan, masing-masing anggota tim melakukan rapid antigen.



Simak Video "Ada Jalan Arwah di Papua, Seperti Apa Bentuknya?"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA