Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 08 Jul 2021 20:34 WIB

TRAVEL NEWS

Wisata Vaksin, Sandi Tegaskan Tak Ambil Porsi Vaksin Gratis Warga Indonesia

Menparekraf Sandiaga Uno
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Harga perjalanan wisata vaksin di Bali berkisar mulai dari Rp 4 juta-an. Untuk pemberian vaksinnya sendiri tak dipungut biaya bagi wisatawan nusantara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menuturkan vaksin yang diberikan kepada wisatawan nusantara dalam program wisata vaksin di Bali gratis. Dia pun menegaskan tidak mengambil porsi vaksin gratis untuk warga Indonesia.

"Betul, vaksin untuk wisatawan Nusantara ini tidak berbayar alias gratis karena menggunakan alokasi vaksin yang telah didistribusikan ke daerah. Saya garis bawahi ini tidak akan mengambil porsi vaksin gratis untuk warga Indonesia," kata Sandiaga kepada 20 detik.

Sementara itu, wisatawan mancanegara harus melalui skema vaksin mandiri atau gotong royong yang berbayar. Vaksin yang dipakai ialah Sinopharm.

"Kalau untuk wisatawan Nusantara tentunya menggunakan vaksin yang tersedia melalui program vaksinasi untuk masyarakat Indonesia dan ada Sinovac, AstraZeneca ada juga nanti akan mulai bulan Agustus vaksin Pfizer. Tapi untuk wisatawan mancanegara sekarang ini program vaksin gotong royong atau vaksin mandiri ini adalah Sinopharm.

Namun, adanya PPKM darurat harus menunda wisata vaksin di Bali.

"Dalam perbedaan darurat sertifikat vaksin sekarang menjadi salah satu syarat perjalanan ke luar kota dan ini sekarang tentunya mengubah pola daripada pariwisata berbasis vaksin, jadi tadi yang saya sampaikan bahwa ada kemungkinan dengan keharusan ini tentunya di tengah-tengah PPKM Darurat tidak dimungkinkan," kata Sandiaga.

"Tapi seandainya dijalankan, dosis itu pertamanya disuntikkan dari tempat originasinya dari tempat domisili pelaku wisata vaksin dan skema yang disiapkan tentunya akan menyesuaikan beradaptasi dengan data-data yang ada ketika kondisinya meningkat sekarang tentunya kami menyarankan untuk menunda perjalanan,"tambahnya.

Sandi pun optimis bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa berinovasi dan beradaptasi dan diharapkan terus berkolaborasi. Dia menuturkan semangat harus terus digaungkan.

"Buktinya dengan aktivitas 6 bulan terakhir di Bali sebagai salah satu bahwa Bali awal saya bertugas kami wisatawan Nusantara itu hanya kedatangannya di Bandara Ngurah Rai sekitar 2.000 sebelum PPKM darurat kemarin sudah mencapai angka di 8.000 gitu jadi 4 kali lipat peningkatannya. Yogyakarta occupancy rate sudah berada di level 60% lebih dengan tingkat pertumbuhan ekonominya + 6% di Kuartal pertama kami harapkan optimisme ini terus kita pupuk harapan harus kita tebar semangat harus terus gaungkan," pungkas Sandi.



Simak Video "Menparekraf Sandiaga Cicipi Aneka Kuliner Khas Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA