Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 11 Jul 2021 18:22 WIB

TRAVEL NEWS

Ini yang Bisa Selamatkan Ekonomi Kreatif Kala Pandemi Menurut Sandiaga

Menparekraf
Foto: Menparekraf Sandiaga Uno (UMN)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 membuat berbagai sektor terdampak. Sandiaga Uno mengungkapkan pemulihannya bisa terealisasi lewat sektor ekonomi kreatif.

Mengingat tahun 1998 silam, UMKM menjadi penyelamat ekonomi bangsa kala krisis moneter melanda Indonesia. Merujuk pada hal tersebut, Sandiaga mengajak Komunitas bernama Gemawira untuk berkolaborasi dalam aksi nyata penyelamatan ekonomi bangsa melalui pengembangan UMKM.

"Hari ini saya ingin mengajak berkolaborasi dan beraksi, atau kita sebut kolaboraksi. Kita semua berdoa agar pandemi segera dicabut oleh Allah dari muka bumi," ungkapnya dalam webinar bersama Komunitas Gemawira secara virtual pada Sabtu (10/7/2021).

Sandiaga mengakui pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia telah menekan perekonomian bangsa. Ekonomi Indonesia, khususnya Pendapatan Domestik Bruto (PDB) mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Di sisi lain, sejumlah sub sektor ekonomi kreatif, seperti kuliner, fesyen dan kerajinan tangan (kriya) mengalami peningkatan.

"Saya melihat ini adalah tantangan karena ada peningkatan dari sektor ekonomi kreatif, seperti kuliner, fesyen dan kriya ini masih mendominasi, sementara sektor lain seperti aplikasi dan game juga meningkat," ungkap Sandiaga Uno.

Dirinya pun mengajak Komunitas Gemawira untuk turut serta dalam berbagai program yang tengah diusung Kemenparekraf dalam pengembangan UMKM nasional. Khususnya, program UMKM Go Digital yang bertujuan agar para pelaku UMKM bisa memanfaatkan teknologi informasi untuk pengembangan usaha, bukan hanya berjualan online, namun mampu menciptakan konten-konten kreatif ke depan.

"Targetnya pada tahun 2021, semakin kita tingkatkan. Pada tahun 2020 terlampaui, targetnya adalah 10 juta UMKM, Alhamdulillah yang on boarding digital itu 11,7 juta UMKM," papar Sandiaga Uno.

"Di 2021 saya harapkan bisa meningkatkan 17,8 juta, pertambahannya dari 2022 menjadi 23,9 juta, 2023 menjadi 30 juta. Apalagi diketahui 50 persen UMKM adalah merupakan para pelaku usaha mikro," tambahnya.

Sejumlah program UMKM Go Digital tersebut salah satunya masak bersama Masterchef secara online. Pelatihan tersebut diyakini Sandiaga akan meningkatkan kualitas produk bagi para pelaku UMKM Kuliner.

Program selanjutnya yaitu Bedakan, Bedah Desain Kemasan. Pelatihan tersebut turut serta menggandeng Asosiasi Desain Grafis yang meliputi pengembangan kemasan. Jadi, kemasan bisa menarik perhatian dan meningkatkan jual UMKM.

"Banyak yang sudah jago masak, tapi kemasannya harus ditingkatkan. Oleh karena itu, kami mendorong program Bedakan," ungkap Sandiaga Uno.

"Setelah itu Berderai, Bedah Gerai Kuliner. Fungsinya adalah untuk meningkatkan fungsi display-nya, fungsi kesehatannya dan fungsi promosinya," tambahnya.

Tak ketinggalan, program selanjutnya yaitu pelatihan photography. Para pelaku UMKM bisa menguasai teknik Photography untuk mempromosikan produknya.

"Peningkatan digital marketing ini akan sangat didukung dengan pengetahuan kita mengambil gambar-gambar yang bagus, video yang epik dan bagaimana menggabungkan dengan lagu-lagu yang menarik, tapi sesuai dengan hak kekayaan intelektual," jelas Sandiaga Uno.

"Harapannya program ini bisa kita kerjasamakan dengan Gemawira," tutupnya.



Simak Video "Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Kreatif RI di Peringkat Ketiga Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA