Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 15 Jul 2021 20:44 WIB

TRAVEL NEWS

Paramount Theme Park Bali Dibangun, Bisa Tarik 5 Juta Wisatawan/Tahun

Khoirul Anam
detikTravel
Paramount Theme Park Bali
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, mendukung kerja sama internasional yang dilakukan PT Kios Ria Kreasi dan Paramount Pictures Amerika Serikat untuk membangun theme park terbesar di Asia Tenggara. Rencananya proyek tersebut dibangun di Taman Kerti Bali Semesta, Pekutatan Jembrana, Bali.

"Pembangunan Paramount theme park tersebut akan semakin menguatkan posisi Bali sebagai pusat rekreasi dan hiburan warga dunia. Sekaligus meningkatkan perekonomian Bali, khususnya pascapandemi COVID-19," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (15/7/2021).

Diketahui, Bamsoet turut menyaksikan penandatangan perjanjian kerja sama antar keduanya secara virtual. Selain Bamsoet, ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur Bali I Wayan Koster, Bupati Jembrana I Nengah Tamba, President for Global Parks and Resorts International Paramount Pictures Kevin Suh, serta Managing Director PT Kios Ria Kreasi Ade Sulistioputra Laras Shintya Putri, Eddy Kuntadi, dan Tito Sulistio.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, kehadiran theme park tersebut sangat strategis, mengingat berada dalam kawasan pengembangan tol Gilimanuk-Mengwi yang membentang sepanjang 95 kilometer. Jalan tol tersebut menghubungkan pelabuhan Gilimanuk hingga ke kota Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.

"Soft launching ditargetkan terlaksana pada tahun 2025. Kehadirannya diharapkan bisa menarik 5 juta wisatawan setiap tahunnya. Menjadikan Bali semakin mempesona di warga mata turis dunia," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, Paramount Pictures merupakan bagian Viacom CBS, pemilik pangsa pasar TV terbesar di Amerika Serikat dan pemilik Nickelodeon. Selain itu, produsen film internasional, seperti Mission Impossible, Top Gun, Star Trek, dan Godfather.

"Kehadiran mereka berinvestasi menunjukan bahwa Indonesia sangat ramah terhadap investor. Sekaligus menunjukan masih banyaknya peluang investasi yang bisa digarap investor, khususnya di sektor pariwisata. Tidak hanya Bali, Indonesia juga masih memiliki banyak destinasi wisata favorit lainya seperti Lombok, Belitung, Danau Toba, hingga Labuan Bajo," pungkas Bamsoet.

(mul/ega)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA