Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 19 Jul 2021 14:11 WIB

TRAVEL NEWS

Arab Saudi Buka Umroh Bulan Agustus, Indonesia Sudah Boleh?

bonauli
detikTravel
A Saudi police woman, left, who is recently deployed to the service, at top left, stands alert in front of the Al-Safa mountain, as pilgrims pray at the Grand Mosque, at the Grand Mosque, a day before the annual hajj pilgrimage, Saturday, July 17, 2021. The pilgrimage to Mecca required once in a lifetime of every Muslim who can afford it and is physically able to make it, used to draw more than 2 million people. But for a second straight year it has been curtailed due to the coronavirus with only vaccinated people in Saudi Arabia able to participate. (AP Photo/Amr Nabil)
Makkah (AP/Amr Nabil)
Makkah -

Arab Saudi telah membuka ibadah haji di tahun ini untuk mereka yang berada di Arab Saudi. Lantas, bagaimana dengan umroh?

"Kalau umroh sendiri, Insyaallah bulan Agustus," ucap Wasekjen Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Rizky Sembada, kepada detikTravel, Senin (19/7/2021)

Pembukaan umroh ini memang sudah menjadi wacana dari Pemerintah Arab Saudi. Namun yang jadi pertanyaan adalah daftar jamaah umrohnya.

"Apakah umroh ini dibuka untuk Arab Saudi sendiri atau internasional, Wallahualam," ujarnya.

Saat ini pelaksanaan haji pun demikian. Kegiatan ziarah tetap dilakukan, hanya saja diperuntukkan untuk mereka yang tinggal di Arab Saudi. Ini termasuk WNI yang telah lama tinggal di sana.

Terdata ada 327 WNI yang menjadi jemaah haji tahun ini. Mereka adalah WNI yang selama ini sudah menetap di Arab Saudi dan ikut mendaftar sebagai calon jemaah sesuai prosedur yang diberlakukan Saudi.

Keputusan ini diambil karena pandemi virus Corona yang masih merajalela dan Kerajaan mengutamakan kesehatan dan keselamatan umat manusia.

"Yang jelas, negara-negara yang masih terdaftar dalam daftar hitam penyebab Covid-19 belum bisa ke sana, termasuk Indonesia," jelasnya.

Ini semakin memperkecil kemungkinan Indonesia. Sebelumnya Arab Saudi sudah lebih lama melarang pendatang dari Indonesia, yaitu sejak Februari lalu. Hingga kini aturan tersebut belum dicabut.

Kala itu, Saudi mengumumkan larangan penerbangan internasional dari Indonesia dan 19 negara lainnya akibat adanya temuan varian baru virus corona yang lebih menular.

Namun belakangan, Arab Saudi mencabut larangan masuk bagi pelancong dari 11 negara. Tapi, Indonesia tidak masuk dalam daftar negara yang dicabut dari daftar hitam imigrasi Saudi tersebut.



Simak Video "Arab Saudi Pastikan Ibadah Haji 2021 Hanya Untuk Domestik"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA