Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 21 Jul 2021 20:03 WIB

TRAVEL NEWS

Sekarang, Penumpang Taksi di Jepang Boleh Kasih Tip

Syanti Mustika
detikTravel
Supir Taksi Jepang
Sopir taksi di Jepang Foto: (AP)
Tokyo -

Jepang terkenal sebagai negara di mana tip tidak dilakukan apakah makan di restoran, potong rambut, atau naik taksi. Banyak buku panduan budaya mengatakan bahwa masyarakat Jepang akan menganggap tidak sopan untuk menawarkan tip, tetapi lebih akurat untuk mengatakan bahwa itu akan dianggap aneh.

Diberitakan SoraNews, Rabu (21/7/2021) sebuah perusahaan taksi Jepang bernama Sanwa Kotsu memperkenalkan sistem dimana penumpang dapat memberi tip kepada pengemudi mereka. Mulai bulan ini tepatnya tanggal 15 Juni, perusahaan taksi tersebut melakukan kebiasaan di luar 'tradisi' taksi Jepang.

Operator taksi Sanwa Kotsu selalu mencari cara baru untuk berinovasi. Di antara layanan yang mereka tawarkan adalah pengemudi ninja. Juga untuk menghormati Olimpiade Tokyo, pengemudi mereka dilengkapi dengan perlengkapan anggar lho.

Sanwa Kotsu, melalui kemitraan dengan layanan tip digital Respo, telah membangun kemudahan di mana penumpang dapat memberikan tip kepada pengemudi mereka. Perusahaan saat ini sedang melakukan survei layanan pelanggan, dan di bagian bawah kartu pelanggan diminta untuk mengisi kode QR yang dapat mereka akses dengan ponsel. Kemudian pilih jumlah yang ingin mereka berikan.

Tentu sejumlah pertimbangan telah dipikirkan operator taksi ini bersama Respo. Tentu akan menarik melihat berapa banyak orang yang secara sukarela membayar di luar apa yang terbaca di meteran di akhir perjalanan mereka.

Juga patut dipertimbangkan, beberapa pengemudi mungkin memiliki kontrol kendaraan yang lebih halus atau keterampilan percakapan yang lebih halus daripada yang lain. Sebagian besar sopir taksi Jepang sudah terampil dan sopan dengan memuaskan.

Khusus untuk tamasya singkat di sekitar kota, sulit untuk membayangkan apa yang akan meyakinkan penumpang, bahwa tumpangan menjamin pembayaran lebih untuk mengemudi yang aman dan sopan. Padahal hal itu yang telah ada di masyarakat Jepang semenjak taksi telah ada.

Untuk saat ini, Sanwa Kotsu yang berbasis di Yokohama dan juga mengoperasikan taksi di Tokyo dan Prefektur Saitama, mengatakan sistem tip opsional hanya berlaku untuk taksi yang beroperasi di distrik Fuchu Tokyo. Berdasarkan uji coba, nanti perusahaan akan memutuskan apakah akan memperluasnya ke daerah lain di kemudian hari.



Simak Video "Corona Meroket, Warga Jepang Demo Tolak Olimpiade Tokyo 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA