Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 23 Jul 2021 17:17 WIB

TRAVEL NEWS

Bukan Cuma Indonesia, Malaysia dan Thailand Juga Ikut Diblokir Filipina

Bandara Internasional Ninoy Aquino
Foto: Getty Images/iStockphoto/Arkadiusz WarguĊ‚a
Manila -

Filipina menjadi salah satu negara yang melarang WNI masuk terkait lonjakan COVID-19. Rupanya, tidak cuma Indonesia, Malaysia dan Thailand juga ikut diblokir.

Selain di Indonesia, lonjakan COVID-19 varian Delta juga terjadi di Filipina. Meningkatnya kasus di sana juga dibarengi dengan kebijakan Filipina yang melarang sejumlah negara masuk.

Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Jumat (23/9/2021), nama Malaysia dan Thailand ikut diblokir oleh Filipina bersama dengan Indonesia seperti dikutip dari Reuters.

Diketahui, hal itu diungkapkan oleh juru bicara kepresidenan Filipina, Harry Roque pada hari Jumat ini. Dimana kebijakan itu akan berlaku dari hari Minggu ini hingga akhir Juli mendatang.

"Kebijakan ini diambil untuk menanggulangi penyebaran dan transmisi COVID-19 di Filipina," terang Roque.

Nama Malaysia dan Thailand menambah daftar panjang deretan negara yang diblokir oleh Filipina kini, termasuk India dan sejumlah lainnya.

Di dalam negeri, Presiden Filipina Rodrigo Duterte juga tengah melakukan pengetatan. Selain di ibukota Manila, pengetatan juga dilakukan di 16 kota di Filipina yang menjadi rumah bagi 13 juta masyarakatnya.

Seperti di Indonesia, gelanggang olahraga hingga destinasi wisata dan venue indoor di Filipina juga diwajibkan tutup sementara. Traveler juga tak diperbolehkan makan di tempat.

Lebih tegas lagi, anak-anak berumur 5 hingga 17 tahun juga tak diperbolehkan keluar rumah saat pengetatan. Tak kalah ketat dengan di Indonesia.

Filipina mencatat 47 kasus varian Delta, delapan di antaranya aktif dengan tiga kasus kematian. Adapun jumlah kasus infeksi total mencapai 1,53 juta kasus dan hampir 27.000 kematian. Filipina memiliki jumlah kasus COVID-19 dan korban tertinggi kedua di Asia Tenggara setelah Indonesia.



Simak Video "Lockdown Diberlakukan, Antrean Panjang di Pos Pemeriksaan"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA