Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 03 Agu 2021 15:08 WIB

TRAVEL NEWS

Akreditasi Olimpiade Tokyo 2 Judoka Ditarik Gegara Plesiran di Tokyo Tower

Femi Diah
detikTravel
Menara setinggi 333 meter ini merupakan salah satu landmark legendaris di Jepang. Tokyo Tower telah lama menjadi primadona dan simbol ikon pariwisata Jepang. Pada malam hari warna merahnya sangat menarik perhatian, karena menara ini menyala. Terletak di kawasan Minato, Jepang, menara ini selesai dibangun pada tahun 1958. Rengga Sancaya/detikcom.
Tokyo Tower di malam hari. (Rengga Sancaya/detikcom)
Tokyo -

Dua judoka Georgia kena sanksi setelah melanggar aturan Olimpiade 2020 Tokyo. Akreditasi mereka ditarik oleh panitia.

Dikutip dari wionews, Selasa (3/8/2021), dua atlet yang akreditasinya ditarik itu adalah peraih medali perak dari cabang olahraga judo Vazha Margvelashvili dan Lasha Shavdatuashvili. Vazha memastikan medali perak pada hari Minggu (25/7), sedangkan Lasha sehari kemudian pada Senin (26/8).

Mereka melanggar aturan untuk tetap berada di perkampungan atlet selama Olimpiade. Duo atlet Georgia itu kedapatan sedang keliling Tokyo. Salah satu destinasi yang dikunjungi adalah Tokyo Tower. Vazha dan Lasha berada di ikon ibu kota Jepang itu pada Selasa (27/7).

Japan's Hifumi Abe (white) competes with Georgia's Vazha Margvelashvili during their judo men's -66kg final bout during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Nippon Budokan in Tokyo on July 25, 2021. (Photo by Jack GUEZ / AFP)Judoka gegorgia Vazha Margvelashvili (kiri) saat menghadapi wakil Jepang Hifumi Abe di kelas -66kg putra. Olimpiade 2020 Tokyo. (Jack GUEZ/AFP)

Dengan tinggi 332,6 m, Tokyo Tower menjadi bangunan menara baja tertinggi di dunia yang berdiri di permukaan tanah. Desain Tokyo Tower atau Nippon Denpato itu mengikuti Menara Eiffel di Paris, Prancis.

Walaupun lebih tinggi 8,6 m dari Menara Eiffel (lebih tinggi 32,6 m bila antena televisi juga dihitung), Tokyo Tower lebih ringan dengan berat hanya 4.200 ton dibandingkan menara Eiffel yang beratnya 7.300 ton. Bagian atas menara dirancang untuk tahan terhadap hembusan angin kencang hingga kecepatan angin 100 m per detik, sedangkan bagian bawah menara tahan terhadap angin berkecepatan 80 m per detik.

Dalam konferensi pers pada Minggu 91/8), CEO Olimpiade 2020 Tokyo, Toshito Muto, menyebut kedutaan Goergia di Tokyo telah meminta maaf akan insiden itu. Dia menambahkan bahwa ada pelanggaran kecil terhadap pedoman oleh pemegang akreditasi Olimpiade 2020 dan telah memberikan peringatan serius.

Ini adalah pertama kalinya akreditasi dicabut sejak dimulainya Olimpiade 2020 Tokyo pada 23 Juli. Tanpa akreditasi, atlet, pelatih, atau ofisial tidak dapat memasuki fasilitas Olimpiade apa pun.

Selama Olimpiade 2020, yang dihelat pada pandemi virus Corona, memang diatur bahwa seluruh penghuni perkampungan atlet dilarang meninggalkan kawasan itu kecuali untuk kepentingan pertandingan.



Simak Video "Corona Melonjak, Gubernur Tokyo Jamin Olimpiade 2020 Jalan Terus"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA