Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 08 Agu 2021 21:14 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Bulu Termahal di Dunia, Harganya Rp 72 Juta per Kilogram

Putu Intan
detikTravel
Bebek kutub eider
Bebek kutub Eider. Foto: Rhododendrites/Wikimedia Commons
Rejkiawik -

Coba tebak bulu apa yang harganya paling mahal di dunia? Jawabannya adalah bulu bebek kutub Eider. Kok bisa ya?

Dilansir dari Oddity Central, Minggu (8/8/2021) setiap musim panas tiba, ratusan pemburu datang ke pulau kecil terpencil di Teluk Breizafjorzur, Islandia. Tujuannya adalah berburu bebek kutub Eider.

Tapi jangan salah. Mereka memburu bebek itu bukan untuk dinikmati dagingnya melainkan untuk mengambil bulu-bulu bebek Eider (Eiderdown) yang terkenal mahal.

Perburuan Eiderdown ini sudah dilakukan selama ribuan tahun. Hal ini karena orang-orang-orang mengetahui bahwa bulu Eiderdown merupakan salah satu serat alami terhangat dan awet.

Satu kilogram Eiderdown ini dihargai ribuan dollar. Biasanya, bulu ini diolah menjadi produk mewah. Misalnya selimut yang menggunakan 800 gram Eiderdown dijual seharga USD 5 ribu atau sekitar Rp 71,56 juta.

Melihat harga itu, banyak orang tentu tergiur untuk memanen Eiderdown. Sayangnya, jumlahnya tak sebanding dengan banyaknya peminat Eiderdown. Bulu bebek ini dikenal langka.

Mungkin traveler penasaran, bagaimana cara pemburu mendapatkan Eiderdown? Ternyata prosesnya bukan dengan menangkap lalu menguliti bebek itu.

Bebek kutub Eider diketahui akan melepaskan bulu dari dada mereka untuk digunakan sebagai pelapis sarang. Lapisan ini berguna untuk melindungi mereka selama masa bertelur. Nah, sarang inilah yang dicari para pemburu.

"Saat masa bertelur, kami hanya akan mengambil sebagian bulunya yang rontok di bawah. Saat bebek keluar sarang, kami mengambil semuanya," kata pemimpin salah satu eksportir Eiderdown, Eria Fridksdottir kepada AFP.

Untuk dapat mengumpulkan satu kilogram Eiderdown, pemburu harus menemukan sekitar 60 sarang bebek. Bulu itu juga harus diperiksa kualitasnya dengan ketat dan melewati serangkaian proses.

Selain itu, menurut hasil riset global tahunan, Eiderdown ini jumlahnya kurang dari empat ton, di mana tiga perempatnya berasal dari Islandia. Dengan sejumlah kondisi tersebut, masuk akal bila Eiderdown dijual dengan harga mahal.



Simak Video "Pertama dalam Sejarah, Parlemen di Islandia Didominasi Perempuan"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA