Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 22 Agu 2021 15:45 WIB

TRAVEL NEWS

Rekomendasi Wisata Pantai di Bantul untuk Lepas Penat Usai PPKM

Angga Laraspati
detikTravel
Pemkab Bantul
Foto: Pemkab Bantul
Bantul -

Daerah Istimewa Yogyakarta terkenal dengan keragaman wisatanya, utamanya wisata berbasis alam. Nah, salah satu yang menjadi pilihan adalah pantai-pantai yang letaknya berada di Kabupaten Bantul.

Jika kamu sudah memiliki rencana untuk berkunjung ke Yogyakarta sesuai PPKM, tak ada salahnya mengunjungi pantai-pantai yang ada di Kabupaten Bantul, berikut daftarnya.

1. Pantai Parangtritis

Dikenal sebagai pantai paling legendaris, Parangtritis adalah destinasi yang wajib dikunjungi saat melancong ke Yogyakarta. Garis pantai panjang dan landai tanpa karang bak arena bermain yang menyenangkan bagi siapa pun yang datang.

Selain bersantai di pasir pantainya atau di bawah payung-payung tenda, menyusuri bibir pantai dengan naik bendi atau kuda juga bisa dilakukan. Ada pula kegiatan yang menguji adrenalin seperti mengendarai motor trail atau ATV menyisir bibir pantai. Bila pergi ke ke ujung timur kamu juga bisa menemui gugusan karang yang indah.

Waktu terbaik untuk datang ke pantai ini adalah menjelang senja, yaitu ketika matahari perlahan mulai tenggelam dan menghadirkan suasana romantis. Cahaya matahari yang dipantulkan oleh laut juga menambahkan kesan yang indah bagi pengunjungnya.

Menjelang senja adalah waktu terbaik datang ke Parangtritis. Matahari yang pelan menuju peraduan, menghadirkan suasana nan romantis. Air laut turut semburat memantulkan cahaya jingga hingga seperti melukis langitnya.

2. Pantai Parangkusumo

Pemkab Bantul Foto: Pemkab Bantul

Pantai Parangkusumo tidak saja indah tapi juga identik dengan sejarah Kraton Mataram Islam dan mitos Ratu Kidul. Di pantai yang berada di sisi barat Parangtritis itu terdapat bangunan cepuri dengan dua buah batu yang disebut Selo Gilang. Konon batu tersebut adalah tempat pertemuan pendiri dinasti Mataram yakni Panembahan Senopati dengan penguasa pantai selatan Kanjeng Ratu Kidul.

Pantai Parangkusumo lebih banyak dikenal sebagai tujuan para peziarah utamanya di bulan Sura berdasarkan kalender penanggalan Jawa dan malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon. Tempat ini juga menjadi wahana ritual dan upacara-upacara tradisional seperti labuhan dan melasti.

Tapi bukan berarti pantai ini adalah obyek wisata mistis, sebab bentang pantainya tak kalah indah. Di tempat ini juga dijadikan ajang festival layang-layang dan olahraga kedirgantaraan seperti terjun payung dan paramotor.

3. Pantai Cemara Sewu

Deretan pantai di pesisir Bantul lainnya adalah pantai Cemara Sewu. Pantai ini sangat direkomendasikan bagi yang menginginkan suasana nyaman dan tenang dan asri.

Seperti namanya, pantai ini berhias rimbun pohon cemara laut. Pepohonan yang biasa disebut cemara udang ini berjajar dan membentuk lorong jalan setapak menuju bibir pantai. Tapi jika wisatawan datang bersama anak-anak dan tak ingin mendekat ke pantai karena takut ombaknya maka Pantai Cemara Sewu adalah pilihan tepat.

Ada sejumlah spot yang bisa dijadikan sarana bermain bersama anak-anak. Perosotan, kuda-kudaan hingga ATV dan Jeep bisa disewa untuk menyusuri rerimbunan pohon cemara bahkan hingga melibas kawasan gumuk pasir.

Pantai ini pun bisa jadi pilihan bagi pegawai kantor maupun mahasiswa untuk mengadakan acara gathering atau outbound.

4. Pantai Depok

Pemkab Bantul Foto: Pemkab Bantul

Jika mencari tempat piknik sekaligus surganya kuliner laut maka pantai Depok adalah tempatnya. Di sini berjajar puluhan warung yang menawarkan aneka seafood yang siap menggoyang lidah wisatawan.

Semua sajian seafood di pantai Depok diolah dari ikan segar hasil tangkapan nelayan setempat. Beragam jenis ikan, kepiting, udang hingga cumi tersedia dalam berbagai bentuk sajian seperti dibakar, goreng tepung hingga saus tiram dan lainnya.

Wisatawan bisa juga membeli ikan langsung dari nelayan yang baru saja mendarat usai melaut, yang diperlukan adalah kelihaian tawar menawar agar mendapat harga miring.

Tapi untuk bisa membeli langsung dari nelayan, wisatawan harus datang paling tidak menjelang tengah hari, sebab para nelayan biasanya mendarat sekitar pukul 11.00 hingga pukul 13.00 WIB.

Jika tak berkesempatan membeli langsung dari nelayan, wisatawan bisa juga berburu di pasar ikan yang berada di sisi utara kawasan kuliner. Beragam jenis ikan tersedia di tempat ini dari yang berharga murah seperti ikan cakalang, kembung atau bisa juga memilih kakap, kepiting, hingga lobster. Ikan yang dibeli bisa dibawa ke warung-warung kuliner dan wisatawan bisa meminta pengelola warung untuk memasak sesuai selera yang diinginkan.

5. Gumuk Pasir

Berwisata ke Yogyakarta tanpa datang ke Gumuk Pasir sepertinya kurang lengkap. Tempat ini menyajikan sebuah bentang alam yang terbentuk dari material Gunung Merapi yang ada di laut dan terbawa angin hingga membentuk gundukan.

Sifat pembentuknya inilah yang menjadikan gumuk pasir adalah obyek langka di dunia. Berada di sisi barat laut Pantai Parangkusumo, Gumuk Pasir sangat instagramable dan cocok sebagai tempat foto atau berburu konten video.

Destinasi ini juga menawarkan atraksi menantang yakni sand boarding. Untuk menikmati permainan adrenalin ini, wisatawan bisa menyewa papan Rp 100.000 dan akan dipandu pengelola. Agar berbiaya ringan, wisatawan bisa bermain ramai-ramai dengan menyewa satu papan untuk dipakai secara bergantian.

Waktu terbaik datang ke Gumuk Pasir adalah saat pagi atau sore hari saat sinar matahari cenderung temaram agar bisa lebih leluasa menikmati keseruannya.

6. Laguna Depok

Pemkab Bantul Foto: Pemkab Bantul

Bermain di wahana air memang penuh keseruan. Salah satu yang bisa dicoba adalah Laguna Depok. Berada di sisi utara pantai Depok, tempat ini adalah pilihan bagi yang suka dengan tantangan.

Di muara sungai opak yang berhadapan langsung dengan laut selatan ini, wisatawan bisa bermain kano juga paddling yaitu mendayung menggunakan papan seperti yang biasa digunakan untuk selancar.

Untuk mencoba permainan ini, selain nyali dibutuhkan keseimbangan agar saat mendayung tidak sampai jatuh ke air, tentunya adrenalin benar-benar terpacu. Selain paddling, wisatawan bisa juga menikmati susur sungai dengan menaiki perahu naga. Tidak kalah seru dengan bermain paddling, wisatawan bisa merasakan sensasi laksana ayunan saat perahu menyusuri laguna.

Sore hari adalah pilihan tepat jika wisatawan ingin menikmati suasana matahari terbenam. Namun jika itu tak mungkin, pagi atau siang hari pun, kawasan ini tetap asyik untuk dinikmati.

"Kami sangat siap membuka destinasi wisata jika nanti ada pelonggaran di masa pandemi atau PPKM ini. Tapi tetap harus kami ingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan dengan mentaati 5M," pesan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo dalam keterangan tertulis, Minggu (22/8/2021)

jika ingin menjelajahi lebih jauh tentang wisata Bantul setelah berakhirnya PPKM Level 4, aplikasi JELAJAH BANTUL bisa diunduh melalui playstore atau aplikasi Visitingjogja untuk reservasi Dan untuk pembayaran non tunai wisatawan juga bisa menggunakan aplikasi QUAT untuk meminimalisir kontak.

(adv/adv)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA