Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Agu 2021 19:50 WIB

TRAVEL NEWS

Manfaatkan Libur PPKM, Pengelola Candi Borobudur Berbenah

Eko Susanto
detikTravel
Candi Borobudur
Suasana Candi Borobudur (Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Memanfaatkan momentum penutupan destinasi wisata saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) berbenah. Apa saja?

Marketing & Service Director PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero), Hetty Herawati, mengatakan selama PPKM kawasan wisata candi itu tutup. Makanya, dilakukan perbaikan dan pembenahan di internal. Salah satunya peningkatan kapasitas bangunan atau capacity building.

"Justru pada saat PPKM, kita saat sepi justru manfaatkan untuk berbenah. Ya, termasuk ini (pelatihan food safety). Jadi, yang kami dilakukan banyak istilahnya capacity building, itu pengayaan skill dan knowledge dari teman-teman di internal. Jadi refresh lagi, misalnya standar pelayanan," kata Hetty di Borobudur, Selasa (24/8/2021).

"Kemudian, satu lagi yang paling banyak dilakukan adalah koordinasi dengan stakeholder setempat yang terkait baik pemda, UMKM, rekan-rekan dari kementerian lain, semua pelaku wisata banyak koordinasi dan banyak diskusi," dia menambahkan.

Kegiatan itu bertujuan untuk mempercepat pemulihan pariwisata setelah dibuka nanti. Sebabnya, seperti destinasi wisata lain, wisata candi, termasuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, harus bisa membuat pengunjung merasa aman. Selain itu, pengelola bisa meyakinkan pemerintah daerah dan Satgas agar dipercaya untuk menerima wisatawan.

"Kalau kita bicara pembukaan wisata, pasti membangun kepercayaan bagaimana caranya supaya diizinkan buka. Lha kalau mau diizinkan buka berarti kita kan harus memastikan bahwa destinasi siap, objek wisata siap, prokesnya siap, kemudian juga kita memastikan juga lebih banyak orang yang sudah tervaksinasi," ujarnya.

"Kemudian, yang paling utama, adalah melakukan pembenahan dan maintenance yang justru lebih intens. Kalau dulu mau bersih-bersih keburu buka, sekarang lebih detail," dia menambahkan.

Selain itu, kata dia, juga melakukan pembenahan informasi teknologi. Hetty berharap jika nantinya wisata candi dibuka kembali banyak pengunjung yang telah memanfaatkan ponsel. Termasuk, dalam pembayaran secara nontunai atau cashless.

"Saat ini, kami ingin dorong ke sana. Teman-teman di marketing Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko semuanya bikin konten, konten digital. Konten sosial media, kenapa ya ini adalah satu channel memang paling menjanjikan sekarang ini. Kalau dulu mungkin nggak semua orang bikin konten, sekarang semua orang kita berdayakan untuk membuat itu (konten)," kata dia.



Simak Video "Taman Wisata Candi Borobudur Bersiap Dibuka untuk Wisatawan"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA