Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 26 Agu 2021 18:40 WIB

TRAVEL NEWS

Ada Penumpangnya Meninggal di Pesawat, Ini Penjelasan Lion Air

Boeing and the Lion Air Group today announced the airline purchased 50 of Boeings new 737 MAX 10 airplane, which will be the most fuel-efficient and profitable single-aisle jet in the aviation industry. This rendering shows the airplane in the carriers livery. (Boeing illustration) (PRNewsfoto/Boeing)
Foto: Ilustrasi Lion Air (Boeing/Hand-out)
Jakarta -

Ada satu orang penumpang meninggal dunia di penerbangan Lion Air dari Jakarta menuju ke Pontianak. Begini penjelasan dari pihak maskapai:

Salah satu penumpang maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT-718 rute Jakarta-Pontianak pada Rabu (25/8) mengalami masalah kesehatan. Penumpang tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan inisial S berusia 67 tahun.

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air menjelaskan penumpang tersebut mengalami masalah medis sesaat setelah pesawat JT-718 tiba di Bandar Udara Internasional Supadio pada pukul 16.25 WIB.

"Saat pesawat sudah berada dan parkir di tempatnya yakni di landas parkir (apron), serta aman untuk proses penurunan penumpang (disembark), pukul 16.30 WIB, awak kabin mendapatkan informasi ada salah satu penumpang yang duduk di nomor 29A membutuhkan pertolongan medis," kata Danang dalam keterangannya, Kamis (26/8/2021).

Pimpinan awak kabin atau Senior Flight Attendant (SFA), bersama kru kabin lainnya langsung menghampiri guna mengetahui kondisi aktual penumpang. Setelah mendapatkan keterangan detail dan pengamatan, SFA segera melakukan pengumuman apakah dalam penerbangan terdapat profesi dokter atau tenaga medis.

Pihak Lion Air kemudian berkoordinasi dengan petugas layanan darat (ground staff) bersama tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan guna penanganan penumpang S (kondisi menurut tim medis: penumpang tidak sadarkan diri) di kabin pesawat saat di darat.

Menurut prosedur kerja penanganan penumpang, awak kabin segera menjalankan melalui tindakan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau dikenal resusitasi jantung paru. Hal ini sebagai upaya pertolongan medis untuk mengembalikan kemampuan bernapas dan sirkulasi darah dalam tubuh.

Awak kabin juga memberikan POB (tabung oksigen portabel) dengan tindakan melonggarkan pakaian yang mengikat, membersihkan wajah penumpang, menyandarkan kursi serta memasangkan masker oksigen.

Selanjutnya ------>> Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Perusahaan Penerbangan Indonesia Kurangi Jumlah Pesawat"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA