Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 06 Sep 2021 17:40 WIB

TRAVEL NEWS

Taman Balekambang Solo Kembali Buka, Pengunjung Wajib Vaksin

Ari Purnomo
detikTravel
Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah, sudah selesai direnovasi. Saat ini suasananya menjadi sangat asri. Penasaran?
Foto: Taman Balekambang Solo (Agung Mardika)
Solo -

Pengelola Taman Balekambang mulai membuka kembali wahananya dan menerima pengunjung. Ada aturan yang wajib dipenuhi bila mau wisata ke sini, yaitu wajib vaksin!

Kepala UPT Kawasan Wisata Taman Balekambang, Sumeh menjelaskan, pengelola mulai melakukan simulasi standar operasional prosedur (SOP) sesuai dengan Surat Edaran Walikota No. 067/2658 tanggal 31 Agustus 2021 dan Jogo Plesiran Pemprov Jateng.

"Wajib mematuhi protokol kesehatan (prokes), seperti menggunakan masker, mencuci tangan, pemeriksaan suhu dan juga menjaga jarak," tutur Sumeh kepada wartawan saat ditemui di Taman Balekambang, Senin (6/9/2021).

Selain itu, Sumeh menambahkan, bagi pengunjung yang akan masuk ke dalam taman seluas 11,5 hektare tersebut, wajib sudah vaksin dan menunjukkan bukti vaksinasi.

"Setiap pengunjung wajib sudah divaksin minimal dosis pertama, untuk syarat masuk pengunjung wajib menggunakan dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi & dapat memperlihatkan bukti vaksinasi melalui aplikasi tersebut atau dapat juga menunjukan kartu/print sertifikat vaksin sesuai identitas," urainya.

Untuk pengunjung dengan usia tertentu seperti anak di bawah 5 tahun dan juga lansia di atas 60 tahun belum diperbolehkan masuk.

"Ibu hamil dan pengunjung yang dinyatakan tidak sehat berdasarkan alat cek suhu juga tidak diperbolehkan masuk," ucapnya.

Terkait dengan kapasitas pengunjung, Sumeh mengatakan, dibatasi hanya sebanyak 25 persen saja.

"Pembukaan sudah dimulai 1 September lalu, awal pembukaan jumlah pengunjung hanya 35 orang, kemudian naik 40 orang, kemudian naik jadi 136 pengunjung dan di hari Minggu jadi 602 pengunjung," ungkapnya

Penyelenggaraan event seni dan budaya, lanjut Sumeh, dilaksanakan secara virtual / live streaming tanpa penonton dengan menerapkan protokol Kesehatan yang ketat.



Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA