Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 20 Sep 2021 13:21 WIB

TRAVEL NEWS

Penantian Panjang Notre Dame, Target Buka Lagi di 2024

bonauli
detikTravel
PARIS, FRANCE - SEPTEMBER 19: A member of the Charpentiers sans Frontièrs (Carpenters without Borders) works on the reconstruction of one of the missing timber frames of Notre-Dame Cathedral that was destroyed by the fire in front of the Cathedral on September 19, 2020 in Paris, France. Part of the 37th edition of the European Heritage Days, the iconic Parisian landmark aims at informing the public of the reconstruction plans related to the April 15, 2019 fire and aims to imporve the publics knowledge of Notre-Dames architecture and history. The extensive damage to the roof and spire of the 13th-century Notre Dame de Paris cathedral have proven reconstruction process to be much more complex than many anticipated. (Photo by Kiran Ridley/Getty Images)
Rekonstruski Notre-Dame (Getty Images/Kiran Ridley)
Jakarta -

Dua tahun berlalu sejak kebakaran Notre Dame, Prancis. Katedral bersejarah itu butuh waktu untuk buka lagi.

Dilansir dari AFP, Notre Dame merupakan salah satu landmark kebanggaan Prancis. Katedral ini rencananya akan dibuka kembali pada tahun 2024.

Rencana itu disampaikan oleh lembaga publik yang bertanggungjawab atas restorasi dan konservasi pada Sabtu (18/9/2021). Perbaikan katedral yang terbakar pada 15 April 2019 tersebut memang tersendat karena pandemi Covid-19.

Kebakaran dua tahun lalu itu menyebabkan puncak menara katedral runtuh dan sebagian besar atap hancur. Sebelum restorasi dilakukan, katedral harus dipastikan aman.

Ini termasuk pekerjaan berat, karena katedral harus membersihkan 40.000 kepingan bangunan yang rusak karena kobaran api.

"Katedral saat ini berdiri kokoh di atas pilar-pilarnya, dindingnya kokoh, semua bertahan bersama," kata Kepala lembaga publik yang bertugas merestorasi katedral, Louis Georgelin.

Menurut Georgelin katedral ditargetkan buka kembali pada 16 April 2024 untuk merayakan kebaktian penuh pertamanya setelah lima tahun insiden kebakaran terjadi.

"Kami bertekad menyelesaikan restorasi ini, untuk membuka kembali katedral pada tahun 2024. Hal ini merupakan kehormatan bagi Prancis saat melakukannya dan kami akan melakukannya karena hal ini merupakan tujuan kita bersama," dia menambahkan.

Otoritas Prancis akan membuka tender untuk memilih perusahaan yang mengerjakan restorasi. Dinding dan lantai interior katedral juga bakal menjalani proses pembersihan menyeluruh pada akhir September ini.

Selain itu, alat musik organ milik katedral juga direstorasi. Hal ini disampaikan oleh Georgelin mantan kepala angkatan bersenjata Perancis yang ditunjuk oleh Presiden Emmanuel Macron untuk mengawasi upaya pembangunan gereja tersebut.

Sebanyak 8 ribu pipa organ telah dibongkar kemudian dikirim ke produsen organ di seluruh Prancis untuk perbaikan. Harapannya, organ tersebut bisa dirakit kembali pada Oktober 2023.



Simak Video "Waligereja Prancis soal Pelecehan Seks Anak: Hukum di Atas Pengakuan Dosa"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA