Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 21 Sep 2021 23:07 WIB

TRAVEL NEWS

Demi Pulihkan Pariwisata, AirAsia Kolaborasi dengan Kemenparekraf

Kemenpar dan AirAsia.
Foto: (dok AirAsia)
Jakarta -

Berbagai upaya dilakukan Kemenparekraf untuk memulihkan pariwisata Indonesia, termasuk berkolaborasi dengan maskapai AirAsia.

Maskapai AirAsia Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif hari ini melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk menjalin sinergi dan kolaborasi dalam rangka mengantisipasi pemulihan pariwisata nasional.

Nota kesepahaman ini mencakup sejumlah poin kolaborasi, di antaranya peningkatan brand equity, pelaksanaan aktivitas promosi, serta pertukaran data dan informasi untuk mendukung penyusunan dan pelaksanaan strategi pengembangan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Capt. Wuri Septiawan selaku Direktur Operasi AirAsia Indonesia dengan Nia Niscaya selaku Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Penandatanganan MoU itu juga didukung oleh Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga.

"Kami merasa terhormat dapat kembali melanjutkan kolaborasi yang telah dijalin bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sejak beberapa tahun terakhir. Melalui nota kesepahaman bersama hari ini, AirAsia menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan perekonomian nasional, dengan menjalankan perannya tidak hanya sebagai pengangkut wisatawan tetapi juga sebagai agen pemasaran destinasi-destinasi pariwisata Indonesia ke publik internasional saat nantinya akses kembali dibuka," ujar Veranita seperti dikutip detikTravel dari siaran persnya, Selasa (21/9/2021).

"AirAsia akan mendukung Kemenparekraf untuk mengembalikan perhatian dan minat masyarakat dunia terhadap destinasi-destinasi wisata di Indonesia khususnya kepada basis konsumen kami yang berada di Indonesia dan wilayah ASEAN, dan negara-negara di Asia Pasifik. Kami berharap nantinya animo masyarakat untuk berwisata ke Indonesia dapat terus tumbuh sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional khususnya bagi pelaku pariwisata, perhotelan dan industri kreatif di destinasi saat akses kunjungan langsung kembali dibuka nantinya. Kami yakin industri pariwisata nasional akan pulih lebih cepat dari yang diperkirakan seiring dengan percepatan vaksinasi yang terus meningkat dan membaiknya situasi pandemi di tanah air," tambahnya.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya menjelaskan, "Kerja sama kemitraan co-branding ini diwujudkan tidak hanya dengan menampilkan logo Wonderful Indonesia pada kemasan produk mitra co-branding, namun juga dengan berbagai macam program lainnya seperti aktivasi online dan offline bersama, adanya produk khusus yang diproduksi oleh mitra, kegiatan kolaborasi bersama-sama dengan satu atau lebih mitra yang dapat saling mendukung, serta berbagi ilmu yang dimiliki oleh mitra kepada industri pariwisata agar mereka bisa semakin tumbuh dan kuat bersaing di kancah internasional."

Dukungan juga diutarakan langsung oleh Menparekraf Sandiaga Uno. "Saya sangat mengapresiasi kolaborasi brand-brand nasional dan internasional yang secara bersama-sama ingin memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Ini merupakan salah satu wujud kebersamaan dan sinergi yang harus terus ditingkatkan agar Indonesia semakin maju dan tangguh serta dapat segera bangkit dari kondisi dan situasi yang dihadapi saat ini," ujar Sandiaga.

Sebelum pandemi, AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ) merupakan salah satu maskapai penyumbang utama masuknya penumpang internasional ke Indonesia. Pada tahun 2019, AirAsia Indonesia telah mengangkut 4,7 juta penumpang internasional atau sekitar 25% dari total kedatangan penumpang internasional di Indonesia, belum termasuk maskapai lainnya di dalam jaringan AirAsia Group.



Simak Video "Yang Bikin AirAsia Ride Beda dari Grab dan Gojek"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA