Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 27 Sep 2021 08:45 WIB

TRAVEL NEWS

Duh! Landasan Belum Beres, Terbang Layang Pakai Runway Komersil Bandara Timika

Femi Diah
detikTravel
Bandara Mozes Kilangin, Timika
Foto: dok. pribadi
Jakarta -

Terbang layang PON XX/2021 Papua terkendala venue yang belum tuntas. Pelaksanaan lomba menunggu operasional penerbangan komersil usai.

Terbang layang PON Papua dihelat mulai 23 September hingga 6 Oktober 2021 di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Kabupaten Mimika. Perlombaan sudah dimulai, namun jadwal berubah-ubah.

Kendala pertama adalah cuaca, namun ada yang lain yang menyebabkan perlombaan tidak sesuai rencana. Landasan terbang para atlet belum tuntas.

"Ada kendala di terbang terbang layang. Salah satunya, landasan untuk terbang layang di sisi selatan di landasan pacu Bandara Mozes Kilang belum selesai, ini landasan khusus yang buat terbang layang ya yang belum selesai, maka dipakailah untuk landasan komersial Bandara Mozes Kilangin," kata Taufik Yudi Mulyanto, ketua kontingen DKI Jakarta di klaster Mimika, dalam perbincangan dengan detikcom.

"Karena menunggu operasional penerbangan komersial usai, yang dengan adanya PON ini frekuensinya cukup tinggi, durasi waktu untuk pertandingan hanya ada di sore hari, mulai pukul 16.00 hingga 18.00," Taufik menjelaskan.

"Dengan kondisi begitu, jumlah atlet yang turun lomba hanya bisa setengahnya setiap hari. Kemarin dijadwalkan 26 atlet, tetapi cuma bisa berlangsung 13 orang," Taudik menambahkan.

Selain itu, ketiadaan landasan pacu khusus untuk atlet membuat mereka tidak dapat jajal lapangan. Semua atlet langsung lomba tanpa memiliki kesempatan orientasi medan.

"Saya berharap landasan bisa dikebut dan selesai. Pertandingan memang tidak molor karena ada perubahan pelaksanaan di lapangan. Misalnya, dari yang seharusnya dua kali tampil dan nilai didapatkan dengan rataan, tetapi atlet cuma tampil sekali," ujar Taufik.

Terbang layang diikuti tujuh kontingen, yakni Papua, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sebanyak 12 medali emas diperebutkan di cabang olahraga ini.



Simak Video "Berkah PON XX, Potensi Pariwisata Papua Kini Mulai Terpetakan"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA