Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 11 Okt 2021 18:15 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga Jawab Kabar Pemangkasan Waktu Karantina Bagi Turis Asing

Jakarta -

Turis asing diperbolehkan memasuki Bali pertengahan bulan ini. Karantina bagi mereka pun sedang digodok pemangkasannya, jadi hanya 4-5 hari.

Menparekraf Sandiaga Uno mengungkapkannya dalam temu wartawan mingguan secara daring, Senin (11/10/2021). Ia menyebut pemangkasan itu merujuk pada masa inkubasi virus Corona.

"Untuk karantina sendiri, usulan karantina dipersingkat menjadi 4-5 hari namun belum final decision. Pertimbangan utama pemangkasan durasi karantina adalah hitungan inkubasi. Catatan terbaru yang saya peroleh, masa rata-rata inkubasi COVID-19 adalah 3,7 hingga 3,8 hari," terang dia.

Apa yang diungkapkan Sandiaga merujuk pada data-data yang ada. Karena, yang dipertaruhkan di sini adalah keselamatan juga kesehatan masyarakat lokal dan turis asing itu sendiri.

"Semua keputusan karantina disetujui dan didukung oleh data yang dikumpulkan epidemolog yang ada di Indonesia dan di luar negeri. Lalu ditelaah Kemenkes yang menentukan masa inkubasi," kata Sandiaga.

"Kami hanya mengikuti. Semua itu sudah berbasis science dan data. Kami tidak menurunkan resiko," imbuh dia.

"Kami tak akan mengubah game plan kita, karena prioritas pertama dan yang paling utama adalah kesehatan masyarakat dan wisatawan," kata dia lagi.

Selain Bali, hingga saat ini menurut Permenkumham No.34/2021 belum memperbolehkan kunjungan untuk tujuan wisata. Bandara Sam Ratulangi dan Soekarno Hatta hanya dibuka bagi pelaku perjalanan internasional dengan tujuan bisnis esensial.

"Dalam waktu dekat, Bintan akan diupayakan untuk dibuka untuk wisatawan asal Singapura dengan skema Travel Corridor Arrangement (Safe Travel Lane)," terang Sandi.

Nantinya jika ada wisatawan yang terdeteksi COVID-19, pemerintah akan mencontoh Phuket Sandbox. Di dalamnya ada beberapa kebijakan yang dapat diambil, antara lain:

1. Pembatasan kegiatan (wisata di destinasi tertentu)
2. Pembatasan kegiatan hanya di lingkungan hotel/resort
3. Menutup perbatasan kembali (End of Project)
4. Pemerintah terus mematangkan berbagai alternatif emergency exit/contingency plan dengan berbagai pihak, terutama BNPB, Satgas COVID-19, dan Kemenkes.

(msl/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA