Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 18 Okt 2021 13:40 WIB

TRAVEL NEWS

7 Tokoh Indonesia Jadi Nama Jalan di Luar Negeri, dari Sukarno Hingga Jokowi

Tim detikcom
detikTravel
Nama tokoh Indonesia yang menjadi nama jalan di negara sahabat kini bertambah lagi. Presiden Joko Widodo kini punya jalan sendiri di Abu Dhabi.
Foto: Jalan Jokowi di Abu Dhabi (KBRI UEA)
Jakarta -

Tokoh Turki, Mustafa Kemal Ataturk akan diabadikan jadi nama jalan di Jakarta. Setidaknya ada 7 tokoh Indonesia yang jadi nama jalan di luar negeri. Siapa saja?

Wacana mengabadikan nama Mustafa Kemal Ataturk menjadi nama jalan di Indonesia ternyata memicu kontroversi. Banyak kalangan yang menyatakan tidak setuju karena Ataturk dianggap sebagai tokoh sekuler yang menjauhkan rakyat Turki dari ajaran Islam.

Di sisi lain, ternyata ada banyak tokoh Indonesia yang telah diabadikan menjadi nama jalan di negeri orang. Ada setidaknya 7 tokoh dari Indonesia yang begitu dihormati dan diabadikan jadi nama jalan di luar negeri.

Berikut 7 Tokoh Indonesia yang Jadi Nama Jalan di Luar Negeri:

1. Soekarno, Maroko

Nama Presiden Indonesia pertama, Soekarno, paling sering diabadikan menjadi nama jalan di luar negeri. Di kota Rabat, Maroko, ada Avenue Soekarno, yang berada tepat di depan Bank Al Maghreb.

Maroko sangat berutang budi kepada Soekarno dan bangsa Indonesia untuk keluar dari penjajahan pada tahun 1945. Berikut Konferensi Asia Afrika pada 1955 dan kunjungan Presiden Sukarno pada 2 Mei 1960. Juga terhitung sebagai kunjungan kepresidenan pertama untuk Maroko, setelah kemerdekaannya pada 1956.

Jasa Bung Karno menggelar Konferensi Asia Afrika yang mempersatukan negara-negara dua benua juga membuat Mesir mengabadikan nama jalan Ahmed Sokarno di Kairo.

2. Mohammad Hatta, Belanda

Nama Bung Hatta diabadikan sebagai nama sebuah jalan di kawasan Haarlem, Belanda. Dalam bahasa lokal, nama jalannya adalah Mohammed Hatta Straat.

Sosok Mohammad Hatta dikenang karena kejeniusannya membantu mengawal Indonesia sampai merdeka bersama Soekarno pada tahun 1945.

3. Raden Ajeng Kartini, Belanda

Perjuangan RA Kartini dalam hal hak perempuan mengenyam pendidikan juga terdengar sampai Negara Kincir Angin.

Di Belanda, jalan Raden Adjeng Kartinistraat bisa ditemukan di Amsterdam, tak jauh dengan Rosa Luxemburgstraat, nama tokoh perempuan sayap kiri Eropa.

Ada juga Kartinistraat di Harlem, Belanda, tepatnya di kawasan permukiman. Selain itu, Kartini juga menjadi nama jalan di Utrecht dan Venlo.

Selanjutnya ---->> Sutan Sjahrir

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Blak-blakan Dubes RI untuk Turki: Erdogan Tak Pernah Mencela Ataturk"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA