Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 08 Nov 2021 14:46 WIB

TRAVEL NEWS

Terobos Pagar, Pendaki Ilegal Dihukum Petugas Gunung Gede Pangrango

Ismet Selamet
detikTravel
Pendakian Gunung Gede Pangrango via Cibodas
Foto: Ismet Selamet
Cianjur -

Sejumlah pendaki ilegal disanksi push up usai tertangkap petugas saat berusaha menerobos ke jalur pendakian Gunung Gede Pangrango via Cibodas. Bahkan para pendaki ilegal itu juga dikenakan sanksi administratif, berupa dengan 5 kali lipat dari harga tiket.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, tampak ada dua pendaki nakal yang disanksi push up petugas di depan pos penjagaan jalur pendakian Gunung Gede Pangrango via Cibodas.

Informasi yang dihimpun, aksi nekat pendaki tersebut terjadi pada Sabtu (6/11) lalu. Pendaki ilegal itu diketahui nekat menerobos masuk dengan memanjat pagar yang sudah dikunci petugas.

Aksi pendaki ilegal itupun dipergoki petugas yang berjaga dan langsung diamankan ke pos jaga.

"Kemarin ada 2 orang pendaki yang memaksa masuk. Padahal sejak 4 Oktober lalu hingga saat ini pendakian masih ditutup, mengingat kasus penyebaran COVID-19 masih terjadi dan Cianjur sebagai akses masuk berstatus PPKM level 3," ujar Humas Balai TNGGP, Agus Deni, Senin (8/11/2021).

[Gambas:Instagram]



Menurutnya dua pendaki ilegal tersebut langsung diamankan petugas dan sanksi sosial berupa push up serta dikenakan sanksi administratif, yakni pembayaran tiket 5 kali lipat dari tarif normal.

Menurutnya, para pendaki ilegal tersebut juga dimasukan ke catatan khusus pihak TNGGP. "Pendaki ilegal kita masukan database kita. Jika ketahuan kedua kalinya akan kita black list," tegasnya.

Dia menambahkan untuk mengantisipasi adanya pendaki ilegal, pihak TNGGP menyiagakan 3 sampai 5 petugas yang berjaga di jalur pendakian Cibodas, Gunung Putri dan Salabintana.

"Penjagaan kita ada petugas gabungan, masyarakat dan mitra volunteer yang disiagakan di tiga jalur," kata dia.

Dia menambahkan, pihaknya TNGGP juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait perlindungan dan pengamanan TNGGP terutama untuk jalur pendakian.

"Sejak 5 November kemarin kita koordinasi dengan Polres Cianjur. Intinya kita minta supaya pendaki bisa mengikuti aturan pemerintah dalam penerapan aturan di tengah pandemi Covid-19," pungkasnya.



Simak Video "Buntut Pembacokan Bocah 14 Tahun, Geng Motor GBR Cianjur Dibubarkan"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA