Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 16 Nov 2021 16:10 WIB

TRAVEL NEWS

Mengenal Vaccinated Travel Lane, Jalur Khusus Indonesia Singapura

People wait in line to purchase newly released products at the Apple Store in Orchard Road on September 24, 2021 in Singapore. Apple announced September 14 the release of four variants of its latest iPhone 13, alongside other upgrades to its product lineup. (Photo by Feline Lim/Getty Images)
Ilustrasi Singapura (Feline Lim/Getty Images)
Jakarta -

Baru-baru ini Singapura membuka pintunya ke turis Indonesia via Vaccinated Travel Lane. Apa itu?

Singapura secara resmi mengumumkan peluncuran Vaccinated Travel Lane (VTL) dengan Indonesia. Aplikasi perjalanan melalui jalur VTL ini akan dimulai dari 22 November 2021, dan wisatawan yang telah divaksinasi penuh dari Indonesia dapat berkunjung ke Singapura tanpa karantina mulai 29 November 2021.

Dikutip detikTravel dari siaran pers Singapore Tourism Board, Selasa (16/11/2021), Executive Director Southeast Asia Singapore Tourism Board (STB) John Gregory Conceicao menjelaskan, skema VTL merupakan bagian dari rencana pemerintah Singapura untuk membuka kembali perbatasan secara bertahap. Dengan tingginya tingkat vaksinasi di Singapura, hal itu sangat memungkinkan untuk kembali menyambut para wisatawan.

"Bagi kami, ini merupakan awal yang baik untuk industri pariwisata dan kami berharap skema VTL ini dengan pasar sumber utama seperti Indonesia akan membawa banyak dampak positif yang sangat dibutuhkan untuk kebangkitan bisnis pariwisata di Singapura. Kami yakin masyarakat Indonesia yang merindukan berlibur juga tidak sabar untuk bisa berkunjung ke Singapura lagi dalam waktu dekat," ujar Conceicao.

Hanya melihat sekilas konsep VTL yang diusung Singapura tak jauh beda dengan skema travel bubble, dimana warga dari kedua negara diperbolehkan bertamu secara satu jalur. Dimana dalam kasus ini adalah dari Indonesia ke Singapura.

Merunut ke belakang, konsep VTL diluncurkan pertama kali pada 8 September 2021 untuk Brunei Darussalam dan Jerman. Setelahnya, Singapura memperluas program VTL ke 21 negara/wilayah regional, termasuk Indonesia.

Skema VTL telah berhasil mendatangkan wisatawan untuk mengunjungi Singapura sambil tetap menjaga kasus COVID-19 dari pendatang seminimal mungkin.

Melalui skema VTL ini, Singapura telah menerima kedatangan hampir 18.000 wisatawan. Hanya ada 17 kasus positif COVID-19 yang terjadi per tanggal 7 November 2021. Hal ini berarti ada sekitar satu kasus dari pendatang per 1.000 wisatawan VTL.

Syarat masuk Singapura

Untuk memasuki Singapura di bawah skema VTL, wisatawan harus memberikan bukti vaksinasi lengkap, wajib menunjukkan hasil tes PCR atau tes Antigen-Rapid Test (ART) dengan hasil negatif yang telah dilakukan dalam waktu 2 hari sebelum keberangkatan ke Singapura, dan melakukan tes PCR pada saat kedatangan.

Selain itu, sebelum keberangkatan ke Singapura, para wisatawan juga harus berada di satu atau lebih dari negara/wilayah regional yang masuk ke dalam daftar VTL dalam 14 hari terakhir dan hanya menggunakan penerbangan khusus VTL (VTL flights) ke Singapura dari Jakarta. Untuk mengetahui mengenai aplikasi dan informasi terkait mengenai VTL dapat diakses pada situs https://safetravel.ica.gov.sg/vtl/requirements-and-process.



Simak Video "Wisatawan RI Bisa Masuk Singapura Tanpa Karantina, Ini Syaratnya!"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA