Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 22 Nov 2021 18:14 WIB

TRAVEL NEWS

Perbatasan RI Belum Ditutup Buat Eropa yang Kasus COVID-nya Lagi Gila

Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo minta waspada menjelang libur Nataru Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Indonesia memperbolehkan turis dari 19 negara untuk berkunjung ke Indonesia. Dari 19 negara itu ada beberapa negara Eropa yang angka penularan kasusnya lagi tinggi.

Turis 19 negara yang boleh masuk ke Indonesia dari pintu masuk seperti Bali dan Kepri itu adalah:

1. Arab Saudi
2. Uni Emirat Arab
3. Selandia Baru
4. Kuwait
5. Bahrain
6. Qatar
7. Tiongkok
8. India
9. Jepang
10. Korea Selatan
11. Liechtenstein
12. Italia
13. Prancis
14. Portugal
15. Spanyol
16. Swedia
17. Polandia
18. Hungaria
19. Norwegia

Dari 19 negara itu, perkembangan COVID-19 yang agak mengkhawatirkan ada di Polandia, Hungaria dan Norwegia, Prancis dan Italia. Mengutip data dari Universitas John Hopkins dalam 7 hari terakhir, Polandia mencatat penambahan kasus rata-rata 20 ribu, Hungaria 8 ribu dalam 7 hari terakhir sedangkan Norwegia 2 ribu dalam 7 hari terakhir. Italia dalam 7 hari terakhir mencapai rata-rata 5 ribu kasus. Prancis juga kembali naik. Prancis melaporkan rata-rata kasus baru dalam sepekan mencapai 17.153 kasus pada hari Sabtu (20/11) waktu setempat, naik dari 9.458 kasus minggu sebelumnya, atau meningkat 81 persen.

Infografis Bali Buka untuk Turis AsingInfografis Bali Buka untuk Turis Asing Foto: Tim detikcom

Presiden Joko Widodo dalam pernyataannya memang belum menyampaikan apakah perbatasan Indonesia akan ditutup untuk negara-negara Eropa tadi, namun Jokowi meminta para menterinya memperhatikan kasus-kasus kenaikan kasus yang ada di Eropa.

"Ini penting sekali sebagai sebuah background dari keputusan yang akan kita ambil. Karena memang ada beberapa yang menolak pemberlakuan PPKM level 3 ini karena memang menginginkan situasi menjadi normal kembali. Tapi kita harus ingat bahwa apapun, utamanya pariwisata di Bali, memang terdampak paling dalam, tetapi juga perlu dijelaskan bahwa apabila situasi tidak terkendali, justru akan memukul balik ekonomi dan pariwisata kita. Apalagi kita akan menjadi tuan rumah 150 meeting yang ada di G20. Oleh sebab itu, saya minta intervensi di lapangan ini benar-benar dilaksanakan oleh Satgas terhadap event-event yang ada," ujar Joko Widodo.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menambahkan hampir semua negara di Eropa saat ini masih berjuang mengatasi lonjakan kasus yang diakibatkan varian Delta atau turunannya. Sementara itu kasus COVID-19 di Indonesia masih cenderung melandai usai dihantam varian Delta.

"Presiden minta jangan sampai yang terjadi di Eropa juga terjadi di Indonesia. Percepat vaksinasi, dan angan lengah prokes. Serta monitor pergerakan mutasi yang datang dari luar negeri dan yang terjadi di luar negeri," jelasnya.

Simak video 'Presiden Jokowi Imbau Waspada Turunan Varian Delta Jelang Libur Nataru':

[Gambas:Video 20detik]



(ddn/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA