Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 02 Des 2021 23:14 WIB

TRAVEL NEWS

Ada Ancaman Bom, Malaysia Airlines Mendarat Darurat di Bangladesh

Tim detikcom
detikTravel
Zürich, Switzerland - December 05, 2007: Malaysia Airlines Boeing 777-200/ER departing Zurich airport. On 08 March 2014 this aircraft crashed as flight MH 370 from Kuala Lumpur to Beijing.
Ilustrasi (iStock)
Dhaka -

Pesawat Malaysia Airlines terpaksa mendarat darurat setelah mendapatkan ancaman bom. Syukurlah tidak ada yang terluka dalam peristiwa ini.

Dirangkum detikcom, Kamis (1/12/2021) pesawat Malaysia Airlines melakukan pendaratan darurat ketika terdeteksi ancaman bom. Mereka mendarat di Bandara Internasional Hazrat Shahjalal (HSIA) di Dhaka, Bangladesh, pada Rabu (1/12 pukul 21.38 malam.

Kejadian bermula ketika otoritas bandara menerima informasi beberapa penumpang mungkin membawa bom atau benda mirip bom ke dalam penerbangan. Mendengar informasi ini, maskapai mengambil tindakan pencegahan dan memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat.

Berdasarkan informasi dari petugas jaga dan ruang kendali, Dewan Azad Hossain, mereka menerima panggilan telepon dari Kontrol Lalu Lintas Udara HSIA sekitar pukul 21:00 bahwa sebuah pesawat yang dalam perjalanan ke Bandara Dhaka dicurigai ada bom di dalamnya. Pejabat ATC meminta ruang kontrol untuk mengirim unit pemadam kebakaran di bandara.

"Kami tidak menemukan bahan peledak atau seperti bom di dalam pesawat atau di bagasi penumpang karena pencarian selesai sekitar pukul 01:00," kata Touhid-ul Ahsan, Direktur Eksekutif HSIA kepada The Daily Star.

Dia juga mengatakan bahwa mereka tidak menemukan apapun di dalam pesawat setelah dilakukan pencarian secara keseluruhan. Dan disimpulkan bahwa informasi tersebut tidak benar.

"Bahkan saat itu, kami tidak mengambil risiko dan mengambil semua tindakan sesuai prosedur operasi standar dan memberitahu semua badan keamanan, komando Angkatan Darat dan Angkatan Laut, Batalyon Polisi Bersenjata, anggota Rab dan petugas pemadam kebakaran untuk pencarian menyeluruh."

Tak hanya pihak bandara, unit penjinak bom bersama tentara juga berada di lokasi untuk mengamankan situasi pesawat setelah mendarat. Ada juga pemadam kebakaran, ambulans, anggota anggota Batalyon Aksi Cepat serta polisi bersenjata dikerahkan di berbagai tempat di bandara. Tentu terbayang bagaimana suasana menegangkan ini bukan?

Setelah dilakukan penggeledahan, mereka menemukan satu barang mencurigakan. Namun setelah dibuka, ternyata bukanlah sesuatu yang berbahaya.

Penerbangan tersebut nantinya akan dilanjutkan setelah penelusuran lebih dalam lagi. Dan para penumpang Malaysia Airlines pun diamankan ke terminal.

Saksikan juga d'Mentor: 'Persiapan Memulai Bisnis Ala Sandiaga Uno'

[Gambas:Video 20detik]



(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA