Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 03 Des 2021 12:50 WIB

TRAVEL NEWS

Yang Paling Nyampah Sedunia, Ya Negara Ini

bonauli
detikTravel
Ilustrasi produk plastik
Ilustrasi sampah plastik (iStock)
Jakarta -

Sampah plastik masih terus menjadi isu global. Negara mana sih yang jadi penyumbang sampah terbesar dunia?

Dalam laporan baru berjudul 'Reckoning with the US Role in Global Ocean Plastic Waste', satu nama muncul sebagai penyumbang plastik terbesar dunia. Negara tersebut adalah Amerika Serikat (AS).

Laporan ini diamanatkan oleh kongres sebagai bagian dari Save Our Seas 2.0 Act, yang menjadi undang-undang pada Desember 2020. Data ini diserahkan kepada pemerintah federal untuk strategi nasional dalam mengatasi krisis yang berkembang.

Secara keseluruhan, AS menyumbang sekitar 42 juta ton sampah plastik pada 2016. Jumlah ini dua kali lipat lebih banyak dari China dan lebih dari gabungan negara-negara Uni Eropa, sebagaimana ditulis dalam laporan tersebut.

Rata-rata, setiap orang Amerika menghasilkan 130 kg sampah plastik per tahun. Urutan kedua ditempati Inggris dengan 99 kg per orang per tahun, dan Korea Selatan (Korsel) dengan 88 kg per orang per tahun.

Produksi plastik global juga meningkat dari 20 juta ton pada 1966 menjadi 381 juta ton pada 2015. Ini meningkat 20 kali lipat selama setengah abad.

"Keberhasilan penemuan plastik yang ajaib pada abad ke-20 juga telah menghasilkan banjir sampah plastik skala global yang terlihat di mana-mana kita melihat," tulis Margaret Spring, kepala petugas sains Monterey Bay Aquarium, yang mengetuai komite ahli yang menyusun laporan tersebut, dikutip dari Channel News Asia (CNA).

Spring menambahkan jika sampah plastik global adalah krisis lingkungan dan sosial juga berdampak pada komunitas pedalaman dan pesisir, sungai, danau dan pantai. Ini jelas menempatkan beban ekonomi pada masyarakat, bahkan membuat satwa liar terancam punah dan perairan yang terkontaminasi.

Awalnya, perhatian pada limbah laut hanya terfokus pada sumber berbasis kapal dan laut. Tetapi, sekarang diketahui bahwa hampir semua plastik di darat berpotensi mencapai lautan melalui sungai dan aliran air.

Secara global, laporan itu mengatakan sekitar 8 juta ton sampah plastik memasuki dunia setiap tahun atau setara dengan membuang truk sampah plastik ke laut setiap menit. Pada tingkat saat ini, jumlah plastik yang dibuang ke laut dapat mencapai hingga 53 juta ton per tahun pada tahun 2030.

Jumlah ini kira-kira setengah dari total berat ikan yang ditangkap dari laut setiap tahun. Menumpuknya sampah plastik bermula dari skala daur ulang tidak terus berlanjut, sehingga semakin banyak plastik yang masuk ke tempat pembuangan sampah.



Simak Video "Warga Parepare Ubah Sampah di Pantai Jadi Seni Ekobrik"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA