Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Des 2021 13:18 WIB

TRAVEL NEWS

Ketahuan Clubbing Padahal Harusnya Karantina, PM Finlandia Minta Maaf

BERLIN, GERMANY - FEBRUARY 19: German Chancellor Angela Merkel (R) and Finnish Prime Minister Sanna Marin review a guard of honor after listening to their countries national anthems upon Marins arrival for talks at the Chancellery on February 19, 2020 in Berlin, Germany. This is Marins first official visit to Berlin since she became prime minister in December.  (Photo by Sean Gallup/Getty Images)
Foto: PM Finlandia, Sanna Marin (Getty Images/Sean Gallup)
Helsinki -

Perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin meminta maaf ke publik setelah ketahuan clubbing. Padahal harusnya dia dikarantina karena kontak dengan orang positif.

Sanna Marin (36), Perdana Menteri Finlandia tertangkap basah sedang berada di sebuah kelab malam di Helsinki pada Sabtu (4/12) malam. Dia pergi clubbing bersama dengan suaminya.

Padahal di hari yang sama, beberapa jam sebelumnya, Menteri Luar Negeri Finlandia, Pekka Haavisto dinyatakan positif COVID-19. Menurut aturan, Marin seharusnya menjalani karantina karena pernah melakukan kontak dengan Haavisto.

Namun, Marin tidak melakukannya. Karena sepengetahuan Marin, dia tidak perlu menjalani karantina meski pernah kontak dengan orang yang positif COVID-19, karena dia telah divaksin dengan dosis lengkap.

Namun ternyata Marin salah. Marin sendiri mendapatkan sms notifikasi yang menyarankan agar dia menghindari kontak sosial. SMS itu dikirim ke ponsel kerjanya, yang sayang tidak dibawa dan malah ditinggal di rumah.

Dia baru membaca SMS notifikasi itu di hari Minggu. Melalui akun Facebooknya, Marin pun meminta maaf kepada publik Finlandia atas keteledorannya itu.

"Saya meminta maaf karena tidak tahuan saya, bahwa saya perlu melakukan itu (karantina -red)," ujar Marin.

"Suami saya dann saya pergi keluar untuk makan, berbelanja di kota, bertemu teman-teman dan menikmati waktu berdua di malam hari. Saya seharusnya menggunakan penilaian yang lebih baik dan mengecek ulang petunjuk yang sudah diberikan pada saya," tulis Marin di Facebook.

Setelah membaca SMS notifikasi itu, Marin langsung melakukan tes COVID-19. Beruntung hasilnya dinyatakan negatif.

Salah satu saksi mata mengatakan dia melihat Marin clubbing dan joget-joget bersama dengan beberapa orang temannya di The Butchers Club hingga pukul 04.00 pagi waktu setempat.

Sanna Marin dinobatkan sebagai perdana menteri termuda di dunia saat ditunjuk untuk memimpin Finlandia pada tahun 2019 silam.



Simak Video "Perdana Menteri Wanita Pertama Swedia Mundur Usai 7 Jam Menjabat"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA