Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 16 Des 2021 08:10 WIB

TRAVEL NEWS

Menagih Janji Presiden Jokowi untuk Pariwisata Indonesia

Taufan Rahmadi
detikTravel
Presiden Jokowi di Raja Ampat
Presiden Jokowi di Raja Ampat (Biro Pers Setpres/Agus Suparto)
Jakarta -

Tahun 2021 masih jadi tahun yang berat bagi dunia pariwisata. Presiden Jokowi harus memenuhi janjinya untuk memajukan sektor pariwisata Indonesia.

Sektor pariwisata Indonesia, sudah sejak beberapa dekade lalu mempunyai unggulan yang menjanjikan, tetapi belum menjadi perhatian serius dan utama.

Hanya di era pemerintahan Joko Widodo, Indonesia menjadikan pariwisata sebagai salah satu bagian Nawa Cita, yaitu Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia, yang kemudian diterjemahkan menjadi sektor prioritas Kabinet Kerja di bidang infrastruktur dan pariwisata.

Pariwisata dianggap sangat vital untuk pembangunan ekonomi di negara miskin, maupun maju, karena dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat karena sifatnya yang link to any business, dan dapat mendorong pemerintah daerah membangun dan memelihara infrastruktur.

Guna meningkatkan kunjungan wisatawan agar dapat bersaing dengan negara lain, Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas kabinet 15 Juli 2019 lalu di Jakarta, mencanangkan pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas di lima wilayah, yakni Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika-Lombok (NusaTenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Sebelum dikerucutkan menjadi 5 DPSP, Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Melalui Perpres ini, pemerintah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur transportasi, listrik dan air bersih guna menunjang pengembangan kawasan pariwisata unggulan.

Berdasarkan Perpres tersebut, pemerintah fokus pada pengembangan 10 destinasi utama wisata atau Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), yaitu Danau Toba (Sumut), Tanjung Lesung (Banten), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Kawasan Bromo-Tengger (Jawa Timur), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sulawesi Tenggara) dan Morotai (Maluku Utara).

Kemudian, dari 10 Destinasi Wisata Prioritas tersebut, pada 2019 dikerucutkan menjadi empat Destinasi Pariwisata Super Prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, dan Mandalika. Hingga akhirnya pada 15 Juli itu, Jokowi menambah Likupang, sehingga menjadi lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang tengah gencar dikembangkan dengan melibatkan beberapa instansi diantaranya Kementerian Pariwisata, PUPR, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Perhubungan, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Selanjutnya: 6 Arahan Presiden Jokowi

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4
BERITA TERKAIT
BACA JUGA