Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 19 Des 2021 12:18 WIB

TRAVEL NEWS

Gunung Semeru Bergemuruh, Keluarkan Awan Panas Sampai 3 Km

Tim Detikcom
detikTravel
Gunung Semeru kembali mengeluarkan awan panas guguran atau APG. Guguran awan panas ini terjadi pada pukul 05.31 WIB.
Gunung Semeru erupsi (Nur Hadi Wicaksono/detikcom)
Jakarta -

Gunung Semeru kembali erupsi tadi pagi.

Semeru meluncurkan Awan Panas Guguran (APG) yang cukup besar sekitar pukul 05.31 WIB. Sebelum erupsi, suara gemuruh yang menggelegar sempat terdengar.

Luncuran awan panas dari gunung api tertinggi di pulau Jawa ini, terlihat jelas oleh warga. Luncurannya mengarah ke Sungai Besuk Kobokan, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo.

Petugas Tagana yang berada di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Adi mengatakan, ada suara gemuruh terus luncurkan awan panas guguran cukup besar, warga dan relawan sempat panik dan memilih pergi ke lokasi aman.

"Sebelum keluar awan panas guguran, Gunung Semeru keluarkan suara gemuruh, selang berapa detik, keluar awan panas dari kawah Semeru," kata Adi saat dihubungi detikcom di Lumajang, Minggu (19/12/2021).

Luncuran awan panas ini membuat warga keluar rumah dan berlari mencari lokasi aman. Tak hanya warga, para relawan juga panik.

"Warga dan relawan panik, warga banyak keluar dan pergi mencari lokasi aman," tambah Adi.

Sementara itu, cuaca di Gunung Semeru pagi ini terpantau cerah. Visual Gunung Semeru terlihat jelas.

Sedangkan hasil rekaman seismograf di Pos PVMBG Gunung Semeru sejak pukul 00:00 WIB sampai 06:00 WIB, tercatat awan panas guguran terjadi 1 kali, amplitudo 20 milimeter, durasi 720 detik, dan guguran 8 kejadian amplitudo 2 hingga 8 milimeter durasi 30 sampai 60 detik.

Lalu untuk hembusan terjadi 1 kali kejadian dengan amplitudo 7 milimeter, durasi 65 detik. Untuk gempa tektonik jauh sempat berlangsung 1 kali dengan amplitudo 7 milimeter dengan durasi 120 detik.

Petugas PVMBG Gunung Semeru pun mengimbau warga tidak melakukan aktivitas apapun di aliran Sungai Besuk Kobokan dengan jarak 13 kilometer dari puncak Semeru atau pusat erupsi. Warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak kawah, karena rawan terkena lontaran lava pijar.

Selain itu, warga juga perlu waspada luncuran awan panas guguran, guguran lava, dan lahar dingin di aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru. Seperti Sungai Besuk Kobokan, Besuk Sat, Besuk Bang dan Besuk Kembar.



Simak Video "Penampakan Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 4 Km"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA