Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 22 Des 2021 07:11 WIB

TRAVEL NEWS

Angin Kencang Bikin Sejumlah Penerbangan di Selandia Baru Dialihkan

AUCKLAND, NEW ZEALAND - FEBRUARY 05: Air New Zealand flight NZ1942 touches down at Auckland International Airport after departing from Wuhan, China on February 5, 2020 in Auckland, New Zealand. Flight NZ1962 departed Wuhan on Wednesday carrying 198 passengers, including five pilots, 11 cabin crew, and medical engineering staff. The majority of passengers New Zealand or Pacific Island nationals and will be quarantined for 14 days at Whangaparaoa military base, just north of Auckland, while the 35 Australian passengers will be transferred directly from Auckland to Christmas Island for quarantine. The death toll from coronavirus in China has now passed 490, while there are now more than 24,000 confirmed cases on the mainland. There are no confirmed cases of the virus in New Zealand, while Australia today confirmed a 13th case. (Photo by Dean Purcell-Pool/Getty Images)
Foto: Ilustrasi (Getty Images/Pool)
Wellington -

Hembusan angin kencang mengganggu jalannya sejumlah penerbangan di Wellington, Selandia Baru. Beberapa penerbangan bahkan terpaksa dialihkan hingga dibatalkan.

Sejumlah penerbangan di bandara Wellington mengalami keterlambatan, pengalihan, bahkan pembatalan akibat cuaca buruk yang terjadi di Selandia Baru. Cuaca buruk itu berupa angin yang bertiup sangat kencang.

Angin kencang membuat pilot tidak berani mengambil resiko untuk mendaratkan dan menerbangkan pesawat. Tak tanggung-tanggung, kecepatan angin saat itu mencapai 133 kilometer per jam.

Tercatat ada 2 penerbangan Air New Zealand dari Auckland terpaksa kembali lagi ke Auckland akibat terpaan angin kencang itu. Sedangkan penerbangan lainnya dari Tauranga terpaksa dialihkkan ke Palmerston North.

Penerbangan dari Christchurch juga mengalami keterlambatan. Sedangkan penerbangan menuju ke Dunedin terpaksa dibatalkan dengan alasan yang sama.

Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Rabu (22/12/2021), Badan Meteorologi Selandia Baru, MetService sudah menerbitkan peringatan akan terjadinya terpaan angin kencang itu. Angin kencang baru akan diperkirakan mereda pada hari Selasa ini.

Menurut data dari MetService, beberapa wilayah di Selandia Baru yang terkena terpaan angin kencang selain Wellington adalah Mount Cook (133 km/jam), Kelburn (109 km/jam), Springfield (96 km/jam), Kurow (93 km/jam) dan Invercargill (87 km/jam)

Cuaca buruk tak hanya terjadi di Selandia Baru, Malaysia juga terkena bencana banjir karena hujan deras yang terus terjadi di sana. Banjir yang melanda Malaysia itu juga turut dirasakan oleh CEO AirAsia, Tony Fernandes.

Lebih dari 61.000 orang dari sedikitnya tujuh negara bagian Malaysia dilaporkan mengungsi dari tempat tinggal masing-masing akibat banjir Malaysia. Otoritas Malaysia menyebut sedikitnya tujuh orang meninggal dunia akibat banjir tersebut.



Simak Video "Melihat Ganasnya Badai Menerjang Ibu Kota Selandia Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA